10 Bali Baru Ditawarkan ke Industri Pariwisata Perth

PERTH, AUSTRALIA (Paradiso) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kian gencar promosi 10 destinasi prioritas atau yang kerap disebut 10 Bali Bali ke sejumlah negara – negara penghasil wisman potensial. Seperti halnya yang dilakukan Kementerian Pariwisata saat menggelar kegiatan “Wonderful Indonesia Sales Mission Bahari Australia” pada 14 September 2017 di Pan Pacific Hotel, Perth, Australia.

Australia menempati posisi ketiga setelah Singapura dan China, ini tentunya perlu perhatian ekstra Kemenpar untuk mendulang lebih banyak lagi wisman Australia. Kegiatan Sales mission ini merupakan upaya untuk meraih target kunjungan wisman Australia sebesar 1,5 juta di 2017 ini.

Ratna Suranti, Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar memberikan paparan potensi yang dimiliki 10 destinasi prioritas dihadapan 29 buyer di Pan Pacific Hotel, Perth, Australia, Kamis (14/9/2017).

“Indonesia kaya akan destinasi wisata bahari yang indah, sebut saja Labuan Bajo, Mandalika, Wakatobi dan lainnya. Gencarnya perbaikan infrastruktur di 10 Bali Baru yang digenjot pemerintah Indonesia tentunya mempermudah dan efisiensi bagi wisatawan datang,” ungkap Ratna Suranti dihadapan para buyer, yang sebagian besar biro perjalanan Perth ini.

Lebih hebat lagi, lanjut Ratna, 10 dive site berkelas dunia ada di Indonesia, sebut saja Bunaken, Derawan, Togean, Wakatobi, Raja Ampat, Ambon dan Banda, Alor, Komodo, Lombok dan Tulamben.

Seller Indonesia lakukan table top (pertemuan bisnis) dengan buyer Perth.

“Jika Anda pecinta diving, surfing, fishing, sailing ataupun sekedar menikmati keindahan pantai, datang ke Indonesia adalah liburan yang tepat,” promosi Ratna Suranti yang juga seorang diver ini.

Garuda Indonesia juga sempat presentasi rutenya bagi masyarakat Perth yang ingin berwisata ke Indonesia. Melihat animo yang besar pasar Perth, penerbangan dari Perth ke Jakarta dan Bali dilayani setiap hari, ini tentunya memudahkan wisatawan dari Perth berkunjung ke Indonesia.

Asisten Deputi Jasa Kemaritiman Kementerian Koordinator Kemaritiman, Okto Irianto juga sempat memberikan presentasi di depan para buyer Perth.

Menurut Okto, Indonesia merupakan bangsa maritim bila dilihat dari geografis dan sejarah kerajaan yang pernah berdiri di Indonesia. “Dikarenakan ada kesalahan pemikiran sebelumnya, hingga bangsa Indonesia kurang peduli dengan lautnya,” ungkap Okto.

Sekarang, Okto melanjutkan, bangsa Indonesia bertekad menjadi bangsa maritim, memanfaatkan segala sumber daya laut yang sedemikian besar untuk kepentingan bangsa Indonesia.

“Salah satunya dengan mengembangkan wisata bahari di Indonesia, karena potensi Indonesia sangat besar disitu. Sudah cukup lama Indonesia memunggungi laut, saatnya sekarang Indonesia memandang dengan optimis potensi laut Indonesia,” ungkap Okto.

Hal tersebut langsung diimplementasikan dengan berbagai kebijakan yang memudahkan arus wisatawan masuk Indonesia, dari mulai bebas visa hampir di seluruh dunia, juga mempermudah ijin bagi kapal-kapal wisata yang ingin masuk ke Indonesia. Tidak hanya itu, pelabuhan-pelabuhan di Indonesia digenjot untuk dibangun ataupun diperbaiki.

“Semua itu menunjukkan betapa seriusnya Pemerintah Indonesia membangun lautnya,” pungkas Okto Irianto.

Kehadiran dua penari di kegiatan sales mission ini menambah semarak acara.

Kegiatan sales mission di Perth ini dihadiri 9 seller dari Indonesia, mereka tidak hanya melakukan table top dengan para buyer Australia, tapi juga memberikan door prize voucher menginap gratis di hotel Indonesia bagi buyer yang beruntung, tentunya ini memberikan semangat lebih para buyer.

Para seller tersebut, antara lain; Pindito Expeditions, Mulia Hotel Bali, Mercure Nusa Bali, J4 Hotel Legian, Bali, The Open House Bali, Senetan Villa and Spa Resort, Bali, Go To Any Destination, Jakarta, Maluku Divers, dan Garuda Indonesia.

Tidak hanya itu, Kemenpar juga memberikan grand doorprize berupa tiket Perth-Denpasar pp, akomodasi 3D/2N & tour package untuk 1 orang pemenang.

Kehadiran dua penari Indonesia di acara ini semakin menambah riuh suasana, membawakan tarian Bali dan Nusa Tenggara Timur para buyer diajak menari bersama seusai jamuan makan malam. Suasana meriah dan akrab pun tercipta di seisi ballroom hotel.

Berdasarkan hasil questioner dari para Sellers diperoleh perkiraan total wisman asal Australia yang bisa didatangkan dalam kegiatan ini sejumlah 380 pax/wisman dengan perkiraan devisa yg diperoleh sekitar Rp 6.349.390.740,-

Acara Sales Mission di Perth juga dihadiri wakil KJRI Perth Indah Mekawati, VITO Melbourne Emil Hardy Ridwan dan beberapa mahasiswa Indonesia di Perth. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.