210 Peserta Meriahkan Selayar Fishing Tournament 2017

SELAYAR (Paradiso) – 210 peserta dari 53 tim yang berasal berbagai provinsi di Indonesia turut memeriahkan Selayar Fishing Tournament 2017 (SFT) yang digelar di Desa Appatanah, Kecamatan Bontosikuyu, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ( Sulsel).

SFT 2017 di Kabupaten Kepulauan Selayar digelar pada 11 s/d 12 Nopember 2017, Kegiatan lomba mancing yang didukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Selayar ke 412.

Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali mengatakan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan sebagai media promosi dan pemasaran potensi pariwisata daerah semata. Bupati berharap, agar event “Selayar fishing tournament” dapat dimaknai sebagai ajang silaturrahim di kalangan pencinta lomba mancing di seluruh nusantara.

Salah satu peserta antusias mengikuti lomba.

“Lomba mancing ini diharapkan akan menjadi daya tarik wisata tersendiri untuk mendukung terwujudnya visi pemerintah kabupaten guna merefleksikan harapan dan cita-cita Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai pintu gerbang pengembangan potensi pariwisata di belahan kawasan timur Indonesia (KTI),” ungkap Basli Ali saat sambutan penerimaan para peserta event “Selayar fishing tournament” di area Baruga Sapolohe, rumah jabatan Bupati Kepulauan Selayar, hari Jum’at (10/11) malam.

Basli Ali menjelaskan, Kabupaten Selayar memiliki luas lautan yang mencapai angka sembilan ribu kilometer bujur sangkar, memposisikan Kabupaten Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai daerah pemilik kawasan pariwisata bahari terbesar di Indonesia dengan eksotisme panorama alamnya yang memukau dan menggoda untuk dikunjungi pada setiap kesempatan.

Para peserta menyiapkan diri.

“Kabupaten Kepulauan Selayar terdiri dari seratus tiga puluh dua pulau yang plus memposisikan daerah berjuluk Bumi Tanadoang tersebut sebagai wilayah kabupaten/kota pemilik pulau terbanyak di Indonesia,”ungkap Bupati.

Event lomba memancing di gugusan kepulauan kecil ini dirasa sangat tepat untuk mendongkrak nilai jual wisata bahari di daerah tersebut. Terlebih, Kab. Selayar memiliki laut dalam di mana terdapat ikan -ikan besar.

Basli Ali menjamin, wilayah ini sebagai salah satu spot memancing terbaik di Indonesia karena terbebas dari pengaruh musim dan angin sehingga para pemancing leluasa beraksi tanpa mengenal waktu. “Melihat letak geografis, berada  di tengah laut dalam. Lalu tidak mengenal musim, karena pulau Selayar memanjang dari utara ke selatan, jadi kalau terdopat musim barat bisa mancing di timur, sebaliknya juga begitu kalau angin timur bisa mancing di barat,” jelas Basli Ali.

Turnamen Mancing Selayar, imbuh Basli Ali, akan menjadi momentum tepat untuk memasarkan wilayah dengan penghuni 123 ribu jiwa ini kepada para wisatawan. Terutama bagi pecinta olahraga mancing di perairan lautan dalam.

Hanif Chaniago, Kepala Bidang Perancangan dan Kerjasama Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata menjelaskan kabupaten selayar merupakan kabupaten kepulauan dengan 95% daerahnya merupakan perariran. Pulau selayar mempunyai beberapa obyek wisata bahari yang indah diantaranya taman laut nasional takabonerate, pantai selayar, pulau gusung dan kampung penyu.

“Potensi wisata bahari yang demikian besar ini perlu dikembangkan dan dipromosikan secara terpadu. Dukungan Kementerian Pariwisata terhadap kegiatan Selayar Fishing Tournament ini, diharapkan bisa berdampak pada peningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara secara signifikan ke selayar,” ungkap Hanif yang hadir bersama I Nyoman Wija Sugiantara yang mewakili Bidang Wisata Bahari, Kementerian Pariwisata di di area Baruga Sapolohe, rumah jabatan Bupati Kepulauan Selayar, Jum’at (10/11) malam.

Hanif menjelaskan, Kementerian pariwisata berkonsentrasi pada  target untuk tahun 2019 mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara dan 275 juta wisatawan nusantara, oleh karena itu pihaknya berharap kegiatan lomba memancing ini bisa turut mendongkrak capaian tersebut.

Sementara itu, Andi Abdurrahman, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Selayar menyebut sejumlah nama-nama klub mancing yang pernah menjuarai sejumlah kejuaraan lomba mancing di Indonesia hadir dalam kegaiatan lomba mancing ini.

“Lokasi mancing kita tetapkan di sekitar perairan Appatanah, Bahuluang Polassi. Dan peserta dilepas resmi oleh Bupati Kepulauan Selayar menuju Appatanah, kunci Batara. Istimewanya lomba mancing ini karena Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali yang dikenal hobby mancing, ikut ambil bagian dalam tournamen sebagai peserta,” ungkap Andi.

Turnamen ini mengikuti standar baku internasional Internasional Game Fish Association (IGFA). Turnamen menerapkan tag and release; mengedepankan sportivitas dan konservasi. “Kami  akan menerapkan peraturan baru menggunakan rekaman video sebagai bukti peserta berhasil mendaratkan ikan buruan mereka,” ujar Andi .

Peserta hanya dapat menangkap beberapa jenis ikan tertentu. Panitia telah melakukan survei ikan dari kelompok billfish maupun non-billfish seperti tuna sampai Barakuda. Sepanjang tahun, dua jenis ikan itu dipastikan selalu berada di perairan Selayar. Kategori Ikan populer di Selayar antara lain Ikan Tengiri, Tuna, Barakuda, Kuwe, Kakap/Kurisi, Amberjack, Eskolardan Bill Fish C5R.

Panitia juga memberikan fasilitas jemputan peserta dari bandara menuju base camp. “Kalau peserta dari pelabuhan kami akan bantu transportasi menuju base camp. Berjarak sekitar 45 km, kalau dari bandara ke base camp 10 km.  Soal penginapan,  di Selayar banyak tersedia hotel dan wisma, kalau masih kurang kami akan berdayakan rumah-rumah warga untuk home stay pesertai.”

“Selain lomba memancing,para peserta lomba dapat menikmati dan mengeksplore pesona keindahan wisata alam kabupaten Selayar, seperti pesisir pantai Appatanah dengan pasir putih menawan, vegetasi unik dan langka khas Selayar,” ungkap Andi yang baru menjabat menjadi Kepala Dinas Pariwisata Selayar ini.

Selain itu, terdapat beberap destinasi baru sedang hits dan digandrungi oleh kaum muda dan masyarakat Selayar termasuk wisman seperti Kampung Penyu, Pantai Pabbaddilang, Pantai Punagaan, Liang Kareta, Air Terjun Patikore, Pantai Batu Karapu dan gugus Mangrove Gusung.

Di hadapan para peserta macing, Andi Abdurrahman menyampaikan rencana besar Dinas Kepariwisataan untuk membuat dan menciptakan model kegiatan tournament fishing berisi paket tour, hingga kedepan, peserta tidak hanya sebatas akan memancing. Akan tetapi, peserta juga dimungkinkan untuk dapat menikmati keindahan panorama alam Kabupaten Kepulauan Selayar.

“ Kami siap untuk menyuguhkan kemasan event fishing tournament yang jauh lebih meriah dan menarik, berisi berbagai jenis kegiatan wisata yang kelak, dipastikan akan menjadi bahan cerita sekembalinya, para peserta dari Kabupaten Kepulauan Selayar,” pungkas Andi penuh semangat. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.