75 Paket Wisata Ditawarkan Selama Asian Games 2018

JAKARTA (PARADISO) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mempersiapkan 75 paket wisata untuk mendukung Asian Games 2018. Beberapa kegiatan telah, sedang, dan akan dilakukan Kemenpar untuk mendukung pesta olahraga terbesar di Asia ini. Salah satunya, Festival Guyub 2018 di Palembang, Sabtu (4/8/2018).

Festival tersebut berupa karnaval yang dimulai dari kantor Wali Kota Palembang dan berakhir di salah satu destinasi paling top di Palembang, Benteng Kuto Besak. Karnaval digelar untuk menyambut Api Asian Games yang tiba di Benteng Kuto Besak.

Rangkaian karnaval mewakili tiap suku dan etnis yang ada di Indonesia. Semua dikonsep matang dengan desain baju, koreo tari, musik, dan kelengkapan lainnya. Dalam acara puncak, Benteng Kuto Besak sangat meriah dengan latar belakang jembatan Ampera yang menawan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Festival Guyub diselenggarakan sebagai atraksi dukungan untuk memeriahkan kedatangan Obor Asian Games 2018, sekaligus untuk mempromosikan pariwisata
Indonesia. Asian Games menjadi momen tepat untuk menjual destinasi wisata. Untuk itu, 75 paket wisata yang disiapkan Kemenpar dalam rangka membidik 170 ribu wisatawan mancanegara (wisman) saat Asian Games 2018.

Sebanyak 75 paket wisata tersebut menawarkan tujuh destinasi utama, yaitu Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Yogyakarta, Banyuwangi, dan Bali.

”Asian Games 2018 menjadi kesempatan untuk menggenjot jumlah kunjungan wisatawan asing. Melihat potensinya yang demikian besar, kami optimistis jumlah target wisman tahun ini tercapai,” ujar Menpar Arief Yahya.

Kemenpar menargetkan, kunjungan wisman 170 ribu orang saat Asian Games. Angka tersebut diurai dengan komposisi 10 ribu atlet, 5.000 ofisial, 5.000 media, dan 150 ribu penonton.

Berdasar data INASGOC Department Ticketing, Asian Games 2018 akan diikuti 45 negara dengan 15 ribu atlet dan ofisial, serta 5.000 media. Perhelatan akbar itu juga akan melibatkan 30 ribu sukarelawan dan workforce, serta ditonton 5 miliar orang dari seluruh penjuru dunia.

Asian Games diperkirakan akan mendatangkan 150 ribu wisatawan asing. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana mengungkapkan, Indonesia sudah melakukan persiapan besar-besaran sebagai tuan rumah.

Kemenpar bahkan sudah gencar melakukan promosi di dunia internasional. Salah satunya dengan cara memasang display logo Asian Games 2018 di setiap kegiatan promosi pariwisata internasional.

”Logo Asian Games selalu kita tempatkan di backdrop kegiatan-kegiatan di pasar utama kita. Hal ini bertujuan untuk membangun awareness masyarakat internasional terhadap penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia,” kata I Gde Pitana.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan pemerintah provinsi dengan mempersiapkan tujuh paket dengan nama Asian Games 2018 Tour Packages.

”Kami bersyukur reaksinya juga sangat luar biasa. Hotel dan semua perangkat terkait pariwisata di Asian Games mayoritas sudah penuh. Ini prestise bagi Palembang dan wajah Indonesia di mata dunia. Semoga semua industri pariwisata terhubung dengan baik di semua lini agar wisatawan puas saat memilih paket,” kata Isnaini.

Paket-paket wisata Sumatera Selatan yang terkoneksi ke daerah lain, antara lain Jakarta Tour, West Java Tour, Jakarta and West Java Tour, South Sumatera and Beyond, Central Java and Yogyakarta, Banyuwangi Tour, dan Bali Tour.

”Semua terkoneksi dari Sumatera Selatan, dan industri juga sudah saling membuat paket ini. Semoga ini akan menambah daya tarik Asian Games di negara kita,” kata Isnaini.

100 Bus Wonderful Indonesia

Perhelatan Asian Games 2018 yang tinggal hitungan hari, benar-benar dimanfaatkan Kementerian Pariwisata untuk menggenjot promosi. Caranya mem-branding 100 bus menggunakan logo Wonderful Indonesia. Bus-bus ini akan berkeliaran selama Asian Games berlangsung.

Tidak tanggung-tanggung, 3 penyedia transportasi bus langsung digandeng. Yaitu Transjakarta, Damri Airport Bus, dan Blue Bird Shuttle. Rinciannya, 64 bus Transjakarta untuk rute utama koridor satu, 20 bus Damri, dan 16 bus Blue Bird Group untuk shuttle bus pusat kota menuju bandara. Mereka akan mempromosikan destinasi wisata Indonesia. Mulai dari Jakarta, Jawa Barat, Bali, Sumatera Selatan, Yogyakarta, dan Banyuwangi. Wrapping bus yang bergambar destinasi andalan itu juga pernah hilir mudik di negara-negara eropa. Terakhir di Rusia saat Piala Dunia 2018 lalu.

“Asian Games ini adalah momentum. Sebelumnya kita juga sudah melakukannya di lima negara. Mulai dari Berlin (Jerman), London (Inggris), Paris (Perancis), dan terakhir di Moscow (Rusia). Semuanya sukses. Saya harap bisa tertular kesuksesannya di Jakarta (Indonesia) saat Asian Games 2018,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief juga menyebut, Branding ini bisa membuat perhatian tersendiri bagi masyarakat, wisatawan, hingga para atlet saat Asian Games 2018. Ia mencontohkan Bus Wonderful Indonesia yang di-wrapping saat di ITB Berlin. Bus itu mampu mencuri perhatian dan akhirnya Indonesia terpilih menjadi ekshibitor terbaik.

“Terakhir di Moscow. Bus yang kita branding jadi spot selfie bagi wisatawan di sana. Dan saya harapkan juga seperti itu di Jakarta. Wrapping ini biayanya mahal. Tetapi lebih mahal bila tidak dipromosikan, setelah event juga kita pertahankan hingga Desember 2018, sehingga event kita valuenya tetap naik,” ujar Menpar Arief Yahya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Ia menceritakan pengalamannya saat berada di London melihat bus yang bergambar destinasi Indonesia. Menurutnya hal itu menjadi suatu kebanggaan.

“Ini media yang sangat bagus. Saat di London saya melihat sendiri dan saya sangat bangga sekali. Makasih Pak Menpar (Arief Yahya). Ini jadi pengalaman sendiri bagi yang melihat sehingga brandnya membekas diingatan,” ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno juga mengatakan Asian Games ini adalah perhelatan akbar milik semua. Karena itu, semua elemen harus dirangkul. Semuanya mengusung Indonesia Incorporated. “Ini yang namanya Indonesia Incorporated, Branding ini bukan cuma logo. Ini melambangkam komitmen menyukseskan Asian Games. Dari pemerintahannya ada Kemenpar dan DKI. Dari swastanya ada dari Blue Bird, Transjakarta dan Damri, Komunitasnya juga dirangkul, goanya satu mensuksekan Asian Games,” ujarnya.

“Demam Asian Games udah menggema di Jakarta. Tinggal hitungan hari lagi menuju Asian Games. Didorong service exposure dan service excellent. Give the best service. Sehingga experience mereka (wisatawan) menjadi baik saat di Indonesia,” pungkas Sandi. (ADVERTORIAL)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.