Angkasa Pura II dan Airnav Bersinergi Tingkatkan Kualitas Pelayanan

KERTAJATI (Paradiso) – Sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas operasional bandara, PT Angkasa Pura II (Persero) bersinergi dengan Airnav Indonesia atau Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Penyelenggaraan Koordinasi Teknis Operasional Pelayanan Jasa Kebandarudaraan dan Pelayanan Navigasi Penerbangan.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin dan Direktur Utama Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) Novie Riyanto Rahardjo di Bandara Internasional Kertajati, Rabu (23/5/2018) dan disaksikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso.

Kedua korporasi milik negara ini sepakat melakukan penandatanganan MoU ini sebagai upaya untuk memperpanjang masa berlaku MoU dan Kesepakatan Teknis (Operational Coordination Agreement) sebelumnya yang telah berakhir.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan, “Kami sebagai regulator sangat mendukung perpanjangan MoU ini untuk memastikan tingkat pelayanan dan keselamatan penerbangan tetap terjaga dengan baik”.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menjelaskan, “Kami memandang kerjasama ini perlu dilanjutkan dan ditingkatkan karena kualitas koordinasi antara operator bandara dan operator navigasi penerbangan mencerminkan kualitas operasi dan pelayanan itu sendiri di bandara. Selain itu kerjasama ini jelas merupakan bentuk sinergi positif antar BUMN yang tidak hanya dapat meningkatkan kapasitas masing-masing perusahaan, melainkan juga dapat memberikan kontribusi positif pada pengguna jasa dan masyarakat”.

MoU Penyelenggaraan Koordinasi Teknis Operasional Pelayanan Jasa Kebandarudaraan dan Pelayanan Navigasi Penerbangan akan berlaku selama 5 (lima) tahun dengan ruang lingkup kesepahaman yang meliputi hal-hal sebagai berikut:
a. Operasional Pelayanan Jasa Kebandarudaraan Dan Pelayanan Navigasi Penerbangan;
b. Pemanfaatan Fasilitas Elektronika, Airfield Lighting System, Listrik, Mekanikal, Air, Instalasi Limbah Buangan, Fasilitas Teknik Bandara, Dan Fasilitas Pendukung Lainnya;
c. Kerjasama di bidang sumber daya manusia;
d. Teknis terkait aspek navigasi penerbangan dan bandara, antara lain koordinasi serta pertukaran informasi mengenai perencanaan, pengembangan dan pengoperasian bandara serta navigasi penerbangan yang di dalamnya berpotensi dan/atau mempengaruhi aktivitas operator bandara dan operator navigasi penerbangan;
e. Penggunaan lahan bersama;
f. Persiapan pelayanan jasa kebandarudaraan dan pelayanan navigasi penerbangan di bandara yang akan dioperasikan oleh AP II.

Kerjasama ini merupakan langkah strategis yang diambil perseroan sebagai implementasi program strategis perusahaan yaitu “On Becoming One Million Aircraft Movement” di seluruh bandara AP II.

“AP II telah mengelola 15 bandara utama di Indonesia dengan total penumpang yang telah dilayani menembus lebih dari 100 juta penumpang dan kami pun bahkan segera mengelola 7 bandara baru yang memiliki potensi untuk mendorong program strategis kami. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk senantiasa membangun kerjasama dengan stakeholder kami dan meningkatkan pelayanan operasional yang lebih berkualitas”, ungkap Awaluddin.

Direktur Utama Perum LPPNPI Novie Riyanti mengatakan, “Kolaborasi dengan PT. Angkasa Pura II sangat penting dengan tujuan untuk menjaga pelayanan dan keselamatan dalam penerbangan dimana moto kami dalam melayani adalah keselamata, keselamatan dan keselamatan.” (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.