AP II Minta Maskapai Penerbangan Jujur Soal Jumlah Penumpang

PT Angkasa Pura IIJakarta (Paradiso) – PT Angkasa Pura II yang meminta pihak maskapai penerbangan untuk jujur melaporkan jumlah penumpang sehubungan dengan penyatuan Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara ke dalam tiket penerbangan.

Direktur Keuangan PT Angkasa Pura (AP) II Laurensius Manurung mengatakan begitu airline menerima dapat uangnya sesegera mungkin menyerahkannya ke kami, jangan uangya mengendap. Airline tidak boleh gunakan uang milik maskapai penerbanngan.

Sementara CEO AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko mengatakan pihak AirAsia siap dan mendukung aturan tersebut, asalkan penerapannya berbarengan dengan seluruh maskapai penerbangan.

“Kalau masalah PJP2U dimasukkan ke tiket kami dukung, asal penerapannya diterapkan secara bersamaan dengan maskapai lainnya,” ujarnya.

Begitu pula menurut Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmojo mengatakan pihak kami telah menetapkan aturan peyatuan PJP2U ke dalam tiket penumpang sehingga tidak memberatkan masyarakat umum saat melakukan perjalanan.

“Aturan tersebut sudah kami tergetkan pekan lalu. Kami harap pihak pengelola bandara dan maskapai bisa melakukan penyesuaian. Kebijakan ini muncul karena PT Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II (Persero) sepakat menghapus pungutan PJP2U di bandara-bandara di seluruh Indonesia,” katanya.

Dikatakan, hal ini dilakukan mengingat di dunia internasional pungutan PJP2U langsung dimasukkan ke dalam harga tiket sehingga tidak memberatkan para calon penumpang. Hingga saat ini hanya dua maskapai yang memasukkan airport tax di tiket penerbangan yaitu PT Garuda Indonesia Tbk dan Citilink. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.