ASTINDO Fair Diikuti 100 Peserta

ASTINDO Fair 2014Jakarta (Paradiso) – ASTINDO Fair 2014 resmi dibuka, Jumat (21/3) hingga 23 Maret 2013 di Jakarta Convention Center menawarkan produk paket wisata outbound maupun inbound terbaik dari para travel agents, maskapai penerbangan dan tourism board domestik maupun dari internasional.

Pameran wisata international ini dibuka oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar beserta Direktur Angkutan Udara Kemenhub, Joko Muryo Atmodjo dan dihadiri oleh duta besar negara Jepang dan Meksiko.

Ketua Asosiasi Perusahaan Agen Penjual Tiket Indonesia (ASTINDO), Elly Hutabarat mengatakan ASTINDO Fair merupakan consumer fair pertama yang sepenuhnya diselenggarakan oleh ASTINDO, dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya.

“Penyelenggaraan tahun ini menempati luas area dua kali lebih besar dibanding pada event tahun lalu,  dan diikuti oleh 100 peserta (exhibitor) untuk mengakomodasi kebutuhan pebisnis dan wisatawan Indonesia melakukan perjalanan ke dalam dan luar negeri,” ujarnya.

ASTINDO Fair 2014 diikuti 50 travel agent, 10 maskapai penerbangan, 16 badan promosi pariwisata internasional dan domestik dan lainnya hotelier, wahana wisata, cruise lines, perbankan, asuransi perjalanan, telekomunikasi dan media partner.

“Diharapkan dengan penyelenggaraan ASTINDO Fair yang keempat ini mampu memberikan kontribusi yang positif, khususnya meningkatkan animo masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata domestik maupun internasional. Adapun target kali ini dikunjungi 75 ribu pengunjung dan target penjualan mencapai Rp85 miliar dalam 3 hari penyelenggaraan,” katanya.

Kesempatan sama, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar mengharapkan penyelenggaraan ASTINDO Fair ini bisa sejajar dengan penyelenggaraan Natas (Singapura), MATTA Fair di Malaysia, Arabian Travel Fair dan lainnya.

“Apalagi penyelenggaraan ASTINDO Fair ini diharapkan bisa perkenalkan produk dan jasa pariwisata Indonesia ke pasar internasional serta menampilkan seluruh daerah tujuan wisata Indonesia, termasuk daerah tujuan wisata populer, minat khusus, obyek wisata, dan pengembangan produk baru,” ungkap Sapta.

Sementara itu, Anto B. Haditono, Ketua Panitia Astindo Fair 2014 mengakui masih belum stabilnya perekonomian nasional serta penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) menjadi tantangan tersendiri bagi para biro perjalanan atau agen penjualan tiket pada tahun ini.

“Tahun ini target kami jumlah pengunjung bertambah menjadi 75.000 tetapi untuk transkasi konservatif Rp85 miliar. Secara rupiah memang terlihat meningkat tetapi sebetulnya nilai tersebut stagnan dengan valasi dollar AS yang tinggi. Padahal, sekitar 75% transkasi merupakan paket perjalanan luar negeri (outbound) yang menggunakan mata uang dollar,” ungkapnya.

Apalagi, tergerusnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, membuat masyarakat mulai berhitung ketika membeli paket-paket perjalanan luar negeri. Namun, sambungnya, pelemahan nilai tukar rupiah tersebut tidak lantas membuat masyarakat enggan berlibur ke luar negeri. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.