Astindo Gelar Pekan Pameran Wisata Terbesar di Indonesia

Jakarta (Paradiso) – ASTINDO tahun ini akan kembali menggelar ASTINDO Fair yang merupakan pameran perjalanan terbesar di Indonesia.  ASTINDO Fair 2016 akan diselenggarakan  di dua kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta pada tanggal 25- 27 Maret  di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC) dan Surabaya tanggal 17 – 20 Maret di Atrium Grand City Mall Surabaya.

Menurut Ketua Umum ASTINDO, Elly Hutabarat, tahun ini ASTINDO Fair memasuki tahun penyelenggaraan yang ke-enam kalinya di Jakarta dan ke-tiga kalinya di Surabaya.  “ASTINDO Fair merupakan ajang consumer travel fair yang telah menjadi kalender tahunan kami.  Sejalan dengan penyelenggaraannya secara reguler, kami mencatat adanya peningkatan yang cukup significant baik dari sisi jumlah peserta pameran (exhibitor), pengunjung,  maupun nilai transaksi penjualan.

“Kami memandang bahwa penyelenggaraan ASTINDO Fair mampu memberikan kontribusi positif, khususnya animo masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata ke dalam dan luar negeri.  Selain itu, ajang ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat di Indonesia agar menjadi terbiasa untuk merencanakan perjalanan wisata sejak jauh hari sehingga dapat memperoleh pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan mengesankan.  ASTINDO Fair ini juga dapat mendorong peningkatan kualitas layanan tempat-tempat pariwisata di Indonesia yang memiliki pesona yang unik, sehingga dapat sejajar dengan destinasi dunia lainnya,” sambut Elly saat jumpa pers di Jakarta, Senin (18/01).

“Untuk penyelenggaraan ASTINDO Fair 2016 di Jakarta, kami menargetkan jumlah pengunjung 100.000 dan transaksi penjualan (sales volume) sebesar Rp. 150 milyar atau naik sekitar 15% dibanding tahun lalu.  Sejalan dengan ini, kami akan mendorong seluruh pelaku usaha wisata beserta industri pendukungnya dari seluruh Indonesia yang menjual beragam produk liburan dalam dan luar negeri baik secara individual/perseorangan dan paket beserta industri pendukungnya di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi pada ASTINDO Fair 2016 dan  memanfaatkan secara maksimal potensi yang ada,”  lanjut Elly.

“Untuk semakin menggairahkan wisata di dalam negeri, kami akan bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI agar semakin banyak destinasi di Indonesia yang dapat berpartisipasi pada ASTINDO Fair tahun ini,” tutup Elly.

Ketua Panitia Pelaksana ASTINDO Fair 2016, Rudiana, menyampaikan bahwa,  tahun ini ASTINDO Fair di Jakarta akan menempati Assembly Hall JCC dengan total luas lahan pameran 4000 meter persegi.  Kami berharap lokasi acara ASTINDO Fair di Jakarta ini akan mampu menarik lebih banyak pengunjung potensial sekaligus mengakomodir lebih banyak pelaku industri pariwisata dan pendukungnya berpartisipasi serta mengokomodasi kebutuhan pebisnis dan wisatawan melakukan perjalanan ke dalam dan luar negeri,” tambah Rudiana.

Selama berlangsungnya ASTINDO Fair para pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai tujuan wisata dalam dan luar negeri termasuk trend wisata dalam dan luar negeri, serta dapat membeli tiket  penerbangan serta paket-paket wisata  yang  dipromosikan selama berlangsungnya ASTINDO Fair dengan harga yang sangat menarik,  termasuk   penawaran   khusus  (best offer fares)  dari  sejumlah airlines terkemuka yang berpartisipasi dalam event ini. “Rangkaian program ASTINDO Fair juga akan diisi dengan peluncuran produk, pertunjukan budaya serta presentasi tujuan wisata oleh badan promosi pariwisata mancanegara dan domestik,” papar Rudiana.

“ASTINDO Fair tahun lalu di Jakarta diselenggarakan di Hall C JIExpo Kemayoran diikuti oleh 150 peserta pameran (exhibitor), yang terdiri dari 51 travel agents, 17 badan promosi pariwisata internasional dan domestik, 13 maskapai penerbangan (airlines) asing dan domestik, ditambah industri pendukung lainnya seperti hotel, wahana wisata, cruise lines, perbankan, asuransi perjalanan, telekomunikasi, perlengkapan wisata, dan media pendukung.   Dengan total pengunjung  50.176 orang, ajang ini berhasil membukukan transaksi penjualan (sales volume) sebesar Rp. 130 milyar yang diperoleh dari penjualan tiket (ticket issued) internasional maupun domestik dan paket-paket liburan selama berlangsungnya acara,” lanjut Rudiana.

“Kebanyakan pengunjung yang datang ke ASTINDO Fair tahun lalu membeli paket liburan, paket khusus dan tiket penerbangan dengan harga promosi sesuai dengan destinasi pilihan masing, namun ada pula yang tengah mencari referensi liburan hemat.  Beberapa destinasi yang menjadi favorit pengunjung adalah Jepang diikuti oleh Eropa. Sedangkan untuk wisata domestik, tujuan wisata yang banyak dipilih adalah Bali Lombok. Kami berharap tahun ini animo pengunjung ke ASTINDO Fair meningkat,”  tutup Rudiana.

ASTINDO Fair merupakan consumer travel fair (B2C) yang mempertemukan para pelaku usaha wisata beserta industri pendukungnya dari seluruh Indonesia yang mempromosikan  sekaligus menjual berbagai tujuan wisata domestik dan luar negeri (outbound) baik secara individual/perseorangan dan paket serta produk dan jasa wisata kepada end consumer dalam negeri.

ASTINDO Fair  2016 akan menampilkan seluruh daerah tujuan wisata dunia dan Indonesia, termasuk tujuan wisata popular, obyek wisata, dan pengembangan produk baru, termasuk culinary tourism, produk budaya, wisata budaya dan ziarah (pilgrim tour), sport & outbound tourism, city/urban tourism, incentive tourism, wisata bahari, water-based therme park, eco tourism, agro tourism, hotel, paket wisata, dan transportasi.  Peserta pameran (exhibitor) ASTINDO Fair terdiri dari pelaku industri pariwisata dan pendukungnya seperti maskapai penerbangan (airlines), destination management, hotel, tour operator, travel agent,  obyek pariwisata, cruise lines, hotel, resort & spa, incentive house, medical tourism,  tourism board, official bank,  travel insurance, perlengkapan wisata, travel & tourism publication, dan lain-lain.

Penyelenggaraan ASTINDO Fair 2016 didukung Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, anggota ASTINDO, ASITA Jakarta, maskapai penerbangan (airlines) domestik dan asing terkemuka, badan promosi pariwisata mancanegara (NTO) dan domestik, dan industri pendukungnya  seperti perbankan, asuransi perjalanan, dan  media.  Bertidak sebagai event organizer adalah Pacto Convex. (*)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.