Bebas Visa Bisa Dongkrak Kunjungan Wisatawan

visaJakarta (Paradiso) – United Nation World Tourism Organization (UNWTO) atau Badan Pariwisata Dunia mengimbau negara tujuan wisata di dunia untuk menerapkan bebas visa sehingga merangsang kunjungan wisatawan.

Marcelo Risi, Senior Media Officer UNWTO dalam siaran persnya mengungkapkan bahwa mengurangi pembatasan visa akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan dampak positif terhadap perekonomian. Pemerintah Mongolia adalah salah satu contoh terbaru dari negara-negara maju yang menghapus persyaratan visa bagi warga dari 42 negara.

“Fasilitasi perjalanan wisata saling terkait dengan pengembangan pariwisata dan dapat berkontribusi dengan memberikan dampak berganda (multiplier effect) yang menguntungkan karena kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) langsung mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

Dikatakan, dalam beberapa dekade terakhir, negara-negara yang menerapkan bebas visa kunjungan wisata telah mengalami kemajuan besar di seluruh dunia. Penelitian juga menunjukkan bahwa hal itu juga memajukan konektivitas udara karena wisman yang berkunjung ke suatu negara akan berkunjung ke berbagai daerah destinasi wisata di negara tersebut.

“Pemerintah Mongolia mulai memberikan bebas visa selama 30 hari bagi wisman dan bisnis singkat perjalanan warga dari 42 negara, di samping 20 negara sudah diuntungkan dari perjanjian bebas visa. Keputusan itu datang pada saat resolusi langit terbuka, disahkan oleh parlemen Mongolia pada tahun 2013,” katanya.

Sementara Sekjen World Tourism Organization (WTO), Taleb Rifai mengatakan pemerintah Mongolia menyadari bahwa kebijakan itu juga bertujuan untuk mengembangkan sektor penerbangan sipil nasional yang kompetitif, mengingat potensi kontribusinya terhadap pembangunan sosial-ekonomi.

“Kami sangat senang melihat Mongolia mengikuti rekomendasi UNWTO dan mengambil tindakan nyata di bidang fasilitasi perjalanan. Dengan kebijakan yang memadai, pariwisata dapat memiliki dampak besar pada PDB, ekspor dan penciptaan lapangan kerja dan fasilitasi visa dan liberalisasi udara adalah upaya terpadu untuk memaksimalkan potensi pengembangan pariwisata,” ungkapnya.

Menurut laporan oleh UNWTO dan World Travel and Tourism Council (WTTC) tentang dampak kebijakan bebas visa menunjukkan bisa menghasilkan tambahan US$206 miliar dari devisa pariwisata dan menciptakan sebanyak 5,1 juta pekerjaan tambahan antara tahun 2012 dan 2015 di negara-negara G20. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.