Bluescope Indonesia Kenalkan Lapis Baja Berkualitas Multi Kegunaan

JAKARTA (Paradiso) – Masih banyak yang beranggapan bahwa penggunaan baja lapis di Indonesia terbatas pada bangunan industrial dan infrastruktur. Hal ini terkait pemahaman baja sebagai material yang lebih mengedepankan kekuatan ketimbang unsur keindahan. Hal tersebut pun menjadi halangan untuk perluasan penggunaan baja lapis.

Bluescope Indonesia yang dikenal sebagai produsen material baja lapis warna, berkeinginan memperluas sosialisasi penggunaan baja lapis di Tanah Air. Melalui kampanye bertajuk “Colorbond Transforms the Flair of Art Into World Class Masterpiece” yang berlangsung hingga November mendatang, Bluescope juga mengincar gencarnya pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Kampanye penggunaan baja lapis dalam beragam bentuk kreasi digelar NS BlueScope lewat lokakarya di Indoestri Makerspace, Jl Lingkar Luar Barat, No 36, Jakarta Barat pada 14-16 September 2018.

Program yang dilakukan tak hanya menyasar pelaku industri terkait, tapi juga membidik mahasiswa dan masyarakat umum.

“Kami optimis dengan teknologi yang kami miliki bisa menjawab kebutuhan pelanggan arsitek, Bluescope tak hanya memiliki kinerja tahan lama, tapi juga estetika tinggi,” ujar Yan Xu, President Director NA Bluescope Indonesia saat jumpa media di Epicentrum Jakarta, Rabu (12/9).

“Di Colorbond, kami yakin dan percaya bahwa dunia ini terus berubah. Jadi untuk beradaptasi dengan perubahan zaman, kami berkomitmen untuk menjadi inspirasi bagi arsitek yang tergabung dalam BondClub untuk mewujudkan mahakarya arsitektur kelas dunia,” tambahnya.

Yan berharap melalui acara Colorbond ini, bisa mencapai kesadaran pengenalan umum pada penggunaan Colorbond di Indonesia. Pihaknya optimis bahwa dengan teknologi yang disajikan, pelanggan dan arsitek akan dapat mewujudkan impian mereka untuk membangun bangunan dengan kinerja yang tahan lama dan nilai estetika yang tinggi.

BlueScope Indonesia yang dikenal sebagai produsen material baja lapis warna terdepan menyatakan bakal memperluas sosialisasi penggunaan material baja lapis di Indonesia. Acara ini sejalan dengan visi perusahaan dalam menginspirasi tiap individu dari berbagai latar belakang untuk mengkreasi produk dengan material bervariatif.

Selama tiga hari penyelenggaraan, 14-16 September 2018, peserta dapat menikmati berbagai produk sekaligus diajak mencipta langsung kreasi produk berbasis material baja lapis Colorbond. Kegiatan ini akan dipandu Leonard Theosabrata, seorang desainer produk kenamaan Indonesia yang juga merupakan pendiri dari Indoestri Makerspace.

“Colorbond hadir sebagai solusi besar yang kami tawarkan bagi munculnya berbagai karya bangunan dengan ketahanan prima namun tetap memiliki kunggulan pada terapan unsur estetika,” ujar Sally Dandel, VP Marketing PT NS BlueScope Indonesia.

Sally menambahkan kampanye disusun dalam rangkaian kegiatan hingga November mendatang. Tak hanya menyasar pelaku industri terkait, kampanye ini juga membidik mahasiswa dan masyarakat umum. Kolaborasi pun dilakukan dengan pekerja seni instalasi, desainer produk dan arsitek kenamaan.

Menurut Sally, Tan Tik Lam yang dikenal berkat reputasinya di berbagai rancangan arsitektur pun juga terlibat dalam kampanye ini. Arsitek kenamaan Indonesia ini bakal berbagi ilmunya tentang terapan material baja lapis yang pesertanya berbagai komunitas yang berfokus pada desain bangunan.

Kampanye juga berjalan melalui Coaching Clinic bagi mahasiswa bidang studi terkait. Berlangsung simultan sepanjang September hingga Oktober mengambil tempat di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

“Perhatian pada bakat-bakat muda sama artinya berinvestasi pada munculnya mahakarya arsitektur kelas dunia depannya. Seluruh acara ini akan menuju pada Colorbond Award, acara bergengsi arsitektural baja Indonesia,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.