BPTJ Targetkan 200 Bus Layani Transjabodetabek Premium

Cibinong (Paradiso) – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) targetkan 200 armada bus untuk layanan Transjabodetabek Premium. Hal tersebut diungkapkan Kepala BPTJ Bambang Prihartono saat melakukan flagg off Transjabodetabek Premium di Cibinong City Mall, Kabupaten Bogor, Selasa (19/12).

“Dua ratus unit ini yang melayani di berbagai titik pemberangkatan. Kami sudah mulai dengan Bekasi Barat dan Timur serta dalam waktu dekat dari Cikarang, kemudian Bogor di Botani Square dan dari Cimanggu, kemudian sekarang di Cibinong, nanti di Cibubur juga. Minggu depan kita buka di Tengerang Selatan dan Bintaro,” kata Bambang Pri, sapaan akrab Kepala BPTJ tersebut.

Operator yang sudah bersedia untuk berpartisipasi yaitu dari PPD, Damri, Big Bird, Alfa Omega Transport, Royal Wisata, Sinar Jaya, Hiba Utama, Anugerah Mas, Deborah, Big Bird, dan Transjakarta. Selain armada bus yang sedang disiapkan, sarana dan prasarana juga sedang tahap persiapan seperti penyiapan lajur khusus di tol yang digunakan untuk angkutan umum. “Tidak boleh kendaraan pribadi masuk di lajur itu, jadi dari jam tertentu yaitu dari jam 06.00 sampai jam 09.00 WIB lajur tersebut diperuntukkan khusus untuk bus, semua jenis bus,” tambah Bambang Pri.

Pihak Managemen Cibinong City Mall (CCM) Bogor menyambut gembira dengan dibukanya layanan bus Transjabodetabek Premium yang melayani rute dari CCM ke Plaza Senayan dan ke Grand Paragon (Gajah Mada Jakarta Pusat) dan layanan JAConnexion ke Bandara Soekarno Hatta.

“Kami menyambut gembira adanya layanan Transjabodetabek Premium dan JA Connexion ini. Untuk itu kami menyiapkan space khusus di samping mall CCM untuk parkir bus angkutan ini,” ujar Ivan, General Manager CCM.

Selain itu, pihak manajemen CCM juga menyiapkan area parkir mobil dan motor bagi pengguna Transjabodetabek Premium dan memberi tarif flat seharian sebesar Rp.10.000 untuk mobil dan Rp.6.000 untuk motor.

Kepala BPTJ juga mengungkapkan alasan harus segera diterapkannya lajur khusus angkutan umum (LKAU) yaitu karena saat ini jalan tol kita sudah dalam kondisi emergency. Sudah sangat macet. Untuk itu perlu segera diambil kebijakan-kebijakan jangka pendek dari minggu ke minggu kami harus memindahkan para pengguna mobil pribadi ke angkutan umum atau angkutan massal.

“Oleh karena itu yang menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan akan kami lakukan minggu ini juga seperti bekerja sama dengan para PO-PO bus seperti PPD, Damri dan Transjakarta untuk menyediakan angkutan massal. Dengan adanya angkutan bus ini, kami harapkan para pengguna mobil pribadi akan pindah ke angkutan umum,” harap Bambang Pri.

Menurut Direktur Utama PPD Pande Putu Yasa, untuk mengalihkan penumpang kendaraan pribadi ke kendaraan umum tidaklah mudah. Untuk itu, upaya yang dilakukan oleh PPD salah satunya dengan menawarkan kenyamanan fasilitas bus premium kepada penumpang. Bus dilengkapi dengan AC, wifi, colokan listrik dan kursi yang nyaman. “Kita tahu, selain kenyamanan, pengemudi juga harus handal agar nyaman saat membawa kendaraan. Untuk melakukan perjalanan panjang kami siapkan kedua pramudi yang sudah lulus diklat, jadi sudah bersertifikasi,” kata Putu

“Sistem keamanan & keselamatan dalam bus cukup lengkap, kita ada pemadam (Alat Pemadam Api Ringan/APAR) didalamnya, ada pemecah kaca terus safety beltnya juga kita harus sediakan semuanya, persis seperti kendaraan pribadi ada di dalamnya, termasuk jok nya menghadap ke depan dengan bahan busa bukan kursi plastik,” tambah Putu. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.