Buku Timnas Diharapkan Menginspirasi Industri Kreatif

Buku Indra SjafriJakarta (Paradiso) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu berharap buku soal Tim Nasional sepak bola U-19 karya Indra Sjafri yang berjudul Menolak Menyerah dan Official Team: Semangat yang Membatu mampu menginspirasi industri kreatif Indonesia.

Mari Elka Pangestu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, mengatakan, bagi orang kreatif, inspirasi dapat datang dari mana saja, termasuk kemenangan TIMNAS U-19 pada kejuaraan AFF Oktober 2013.

“Itu seperti halnya yang dilakukan penulis FX Rudy Gunawan ketika menulis dua karya kreatif berupa buku cerita non-fiksi berjudul ‘Indra Sjafri : Menolak Menyerah’ dan ‘Official Team : Semangat yang Membatu’,” katanya.

Menparekraf Mari Elka Pangestu meluncurkan kedua buku tersebut sekaligus berharap karya itu diteladani oleh pelaku kreatif lain di Tanah Air. “Kita patut mengapresiasi buku cerita non-fiksi karya FX Rudy Gunawan yang dapat memberikan semangat kalangan anak muda khususnya TIMNAS U-19 serta para penggemarnya,” kata Mari.

Mari juga memberikan apresiasi kepada Coach Indra Sjafri dan seluruh TIMNAS U-19 karena prestasinya telah menjadi inspirasi bagi para pelaku kreatif seperti film layar lebar yang akan dibuat oleh Salman Aristo.

Selain itu berbagai merchandise seperti kaos TIMNAS U-19 yang dibuat oleh para penyandang cacat (Daf Art dan Daf Comm) dianggap Mari menjadi contoh yang bisa menginspirasi industri kreatif secara keseluruhan.

Selain penulis buku, Mari berharap, para pelaku kreatif lainnya seperti komikus, animator, pembuat game, desainer produk, desainer komunikasi visual, fashion desainer bisa membuat berbagai produk yang terinspirasi dari Timnas U-19.

“Penggunaan produk karya kreatif Indonesia ini diharapkan dapat membangun kebanggaan para penggunanya. Bangga pada TIMNAS U-19, bangga pada desain produk Indonesia  yang pada akhirnya bangga menjadi orang Indonesia,” kata Mari.

Buku cerita non-fiksi ‘Semangat yang Membatu’ setebal 190 halaman ini diselesaikan oleh FX Rudy Gunawan dalam waktu 7 hari bersama Coach Guntur Cahyo Utomo menceritakan kehidupan keseharian pemain TIMNAS U-19 saat mereka dilapangan maupun ketika masih di daerah yang penuh kontradiktif.

Sedangkan buku ‘Indra Sjafri : Menolak Menyerah’ setebal 200 halaman diselesaikan dalam waktu 5 hari menceritakan perjuangan dalam mencapai sebuah kesuksesan dari seorang Coach Indra Sjafri.

Dalam buku non-fiksi itu penulis berpesan agar para pembaca mempunyai semangat tidak mengenal putus asa dalam menghadapi masalah. (bowo)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.