Ditjen Hubud Gelar Pertemuan Asia Pacific Data Share Demonstration Project

Denpasar (Paradiso) – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bersama Flight Safety Foundation (FSF) dan MITRE Corporation (MITRE) menyelenggarakan pertemuan Asia Pacific Data Share Demonstration Project. Pertemuan yang terdiri dari Technical Working Group (TWG) dan Governance Board (GB) Meeting, diselenggarakan pada 6 sampai dengan 8 November 2018 di Hotel Anvaya Beach Resort – Bali.

Asia Pacific Data Share Demonstration Project merupakan suatu proyek inisiasi keselamatan penerbangan antara regulator dan operator penerbangan yang bertujuan untuk membagi dan mengintegrasikan data penerbangan (flight data) dari masing-masing stakeholder untuk dianalisa menggunakan parameter tertentu.

Pertemuan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Subdirektorat Operasi Pesawat Udara, Capt. Moch. Mauludin yang mewakili Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara. Dalam sambutannya, Capt. Mauludin menyampaikan bahwa pertemuan ini sangat penting bagi negara anggota dalam upaya pencegahan kecelakaan pesawat udara melalui mekanisme pengumpulan data dan analisis bersama data penerbangan (flight data sharing and analysis).

Secara khusus dalam sambutannya, Capt. Mauludin mengajak seluruh delegasi yang hadir untuk berdoa dan mengheningkan cipta sejenak (minute of silence) bagi para korban musibah kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, dan juga bagi para korban musibah gempa bumi dan tsunami di Donggala dan Palu beberapa waktu yang lalu.

Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung selama 3 hari ini dihadiri oleh pihak pemerintah (regulator) dari 5 negara anggota: Indonesia, Singapura, Filipina, Jepang, dan China, serta pihak sekretariat yang diwakili oleh Flight Safety Foundation (FSF) dan MITRE Corporation. Turut hadir pula dalam pertemuan tersebut wakil operator penerbangan dari negara anggota seperti: Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Indonesia Air Asia, Citilink, Batik Air, Singapore Airlines, Scoot Tiger Air, NAM Air, Travira Air, China Academy of Civil Aviation Science and Technology.

Pada hari ini dan esok hari dilangsungkan Technical Working Group (TWG). Bertindak selaku State Co-Chair adalah Jepang. Pertemuan TWG yang berfokus pada analisa dan mitigasi dari data Traffic Collision Avoidance System (TCAS) berlangsung secara tertutup, dimana hanya anggota project saja yang diperbolehkan untuk hadir mengingat pada pertemuan ini dilakukan penyampaian data keselamatan sesuai dengan template form yang disediakan Sekretariat serta pembahasan terkait teknis keselamatan penerbangan sipil lainnya.

Technical Working Group akan dilanjutkan dengan pertemuan Governance Board (GB) yang akan dilangsungkan pada hari Kamis, 8 November 2018. Pada Governance Board yang menjadi State Co-Chair adalah Singapura, sedangkan International Air Transport Association (IATA) sebagai Industry Co-Chair. Governance Board membahas perkembangan pelaksanaan Governance Plan serta adanya kemungkinan untuk melakukan perubahan pada Governance Plan tersebut. Pada Governance Board ini, negara-negara yang bukan sebagai anggota, dapat hadir sebagai observer.

Indonesia berkepentingan pada project ini guna meningkatkan level keselamatan penerbangan dan meng-upgrade kemampuan regulator maupun operator penerbangan sipil Indonesia dalam mengidentifikasi potensi terjadinya kecelakaan pesawat udara (hazard), serta menindaklanjutinya dengan menyusun strategi dan upaya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan pesawat di kemudian hari.

Secara umum, terdapat beberapa keuntungan yang dapat diperoleh Indonesia dengan menjadi member aktif dalam pertemuan ini, diantaranya:

a) Indonesia dapat menunjukkan keseriusan dan partisipasi aktif dalam dunia penerbangan sipil Internasional dan ICAO dalam hal keselamatan penerbangan;
b) Melalui project ini, data keselamatan penerbangan sipil yang terkumpul akan dianalisis dan hasilnya dapat dijadikan rekomendasi bagi negara anggota guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan pesawat udara kedepannya;
c) Sebagai modal untuk menunjang implementasi State Safety Programme (SSP) di Indonesia. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.