Emirsyah Satar: Potensi Pasar Tiongkok Sangat Besar !

Emirsyah Satar (kanan) dan Duta Besar RI untuk RRT dan Mongolia, Soegeng Rahardjo.
Emirsyah Satar (kanan) dan Duta Besar RI untuk RRT dan Mongolia, Soegeng Rahardjo.

Jakarta (Paradiso) – Dalam setahunnya, jumlah orang Tiongkok yang bepergian ke luar negeri bisa mencapai 650 juta tapi sayang yang datang ke Indonesia baru mencapai 750 ribu wisatawan. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar saat membuka acara “Top Corporate Business Gathering for Destinations in China” di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (9/10/2014).

“Antusias warga Tiongkok yang ingin datang ke Indonesia itu bagus, tapi harus bisa ditingkatkan. Kami memang sedang membidik pasar Tiongkok. Masa dari lebih dari 100 juta, kita tidak bisa dapat 1 juta saja,” ungkap Emirsyah.

Saat ini, menurut Emir, banyak negara yang sedang berlomba-lomba mendapatkan kunjungan wisatawan asal Tiongkok. “Ada perubahan kecenderungan, kalau dahulu kita lihat di mana-mana Jepang tapi sekarang tempat makan atau simbol-simbol di tempat wisata negara-negara lain sudah memperhitungkan kedatangan wisatawan asal Tiongkok,” jelasnya.

Menurut Emirsyah, Indonesia akan terus menjadi negara potensial yang dapat dikunjungi wisatawan asal Tiongkok.

“Investasi orang Tiongkok di Indonesia itu tinggi, makanya banyak pebisnis yang punya urusan di sini. Selain itu pasar leisure juga banyak. Pasti akan terus meningkat ke depannya. Saat ini untuk Garuda Indonesia, daily flight dari Shanghai dan Guangzhou ke Indonesia sudah terisi terus, belum lagi dari Beijing yang jumlah penerbangannya mencapai lima kali dalam seminggu,” katanya.

Begitu saja belum cukup, Emirsyah juga menangkap antusiasme wisatawan Tiongkok yang besar saat beberapa perjalanan dari Tiongkok memakai charter flight Garuda.

“Kita lihat kalau charter flight ini menjadi rutin ke depannya mungkin kita akan tambah rute di luar Shanghai, Guangzhou dan Beijing. Makanya hari ini kita undang beberapa pebisnis, perhimpunan-perhimpunan terkait Indonesia dan Tiongkok, paguyuban hingga beberapa agen perjalanan agar bersinergi,” jelasnya.

Targetkan 3 Juta Wisatawan

Kesempatan sama, Duta Besar RI untuk RRT dan Mongolia, Soegeng Rahardjo dengan melihat pola wisatawan Tiongkok yang dewasa ini senang bepergian, dia menargetkan kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia hingga 2016 bisa mencapai 3 juta orang.

“Saya optimistis bahwa Indonesia dapat dikunjungi wisatawan asal Tiongkok dengan jumlah segitu, bahkan mungkin target bisa dicapai lebih cepat  asal gencar berpromosi,” ungkapnya.

Menurut Soegeng, hasil kalkulasi wisatawan Tiongkok menunjukkan peningkatan per tahunnya sebesar 30 persen. “Jumlah wisatawan Tiongkok bahkan dapat menggeser kunjungan wisatawan-wisatawan dari negara tetangga kita walaupun belum mencapai 1 juta tahun ini,” pungkasnya. (BW)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.