FDT 2015, Mengembalikan Kejayaan Danau Toba

Jakarta (Paradiso) –Danau Toba di Sumatera Utara sempat mengalami masa kejayaan, namun sayang saat krisis moneter menghatam Indonesia dan seiring rusaknya lingkungan di areal Danau Toba, para wisatawan mulai meninggalkan danau terbesar se-Indonesia tersebut.

Dalam upaya untuk mengembalikan kejayaan Danau Toba, pihak Provinsi Sumatera Utara dan didukung Kementerian Pariwisata kini berupaya melakukan promosi besar-besaran. Salah satunya dengan menggelar Festival Danau Toba 2015. Danau Toba sendiri merupakan 10 destinasi unggulan yang diprioritaskan Kemenpar untuk dipromosikan.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan Festival Danau Toba 2015 rencananya akan digelar 19-22 November 2015 mendatang yang dipusatkan di daerah Brastagi, Kabupaten Karo, Sumut.

“Pihak pemerintah menyambut baik diselenggarakannya Festival Danau Toba (FDT) 2015 ini sebagai upaya untuk kembali mempromosikan Danau Toba sebagai destinasi terbaik yang ada di Indonesia. Untuk itu pemerintah akan terus berupaya merevitalisasi (melakukan perbaikan) 10 obyek wisata unggulan yang tujuannya untuk menciptakan nilai tambah (creating values, size, growth, spread, and benefit) agar mampu bersaing dengan destinasi-destinasi lain di luar negeri,” ungkap Arief Yahya saat jumpa pers di Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Rabu (11/11).

Ditambahkan Arief, dengan mencoba merevitalisasi Danau Toba proyeksi kunjungan wisata diharapkan akan meningkat. “Penyelenggaraan FDT 2015 ini adalah bentuk komitmen Pemda dan stakeholder pariwisata Sumut yang ingin menjadikan kawasan wisata Danau Toba diakui dunia sebagai destinasi berbasis geopark yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” papar Arief.

“Hal itu sejalan dengan keinginan pemerintah dengan memproyeksikan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 prioritas destinasi unggulan Indonesia. Dengan hal ini diharapkan investasi dan devisa yang ditargetkan pemerintah dapat terealisasi,” jelasnya.

“Kalau tahun 2013 saja data yang ada 10.680 wisman (wisatawan mancanegara) dengan perolehan devisa sekitar US$ 10,6 juta, diharapkan selepas perbaikan baik sarana maupun prasarananya ke depan kunjungan wisman bisa mencapai 1 juta kunjungan dengan proyeksi devisa mencapai US$ 1 miliar,” sambung Arief.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Sumut, Elisa Marbun mengatakan selain akan menggelar atraksi seni dan budaya khas tanah Batak, FDT 2015 ini juga akan diisi beberapa lomba dan upacara tradisional khas Sumut yang tentunya akan menambah daya tarik di FDT 2015 ini.

“Dalam FDT 2015 ini kami akan menampilkan atraksi seni dan budaya khas rakyat Batak. Selain itu dalam festival ini juga akan diselenggarakan upacara tradisional, perlombaaan-perlombaan, karnaval ulos (pakaian khas Batak), fashion show etnik, serta hiburan yang akan diisi oleh artis dari ibu kota maupun daerah,” kata Elisa.

“Penyelenggaraan FDT 2015 ini diselenggarakan sebagai wujud syukur masyarakat atas keberadaaan Danau Toba yang berperan penting dalam kehidupan suku Batak yang tinggal didaerah pesisir Danau Toba,” pungkas Elisa. (bowo)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.