Festival Buah Nusantara Angkat Pamor Buah Lokal Ke Mancanegara

MEDAN (Paradiso) – Festival Buah Nusantara 2018 berlangsung meriah di Main Atrium Cambridge City Square, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (14/10). Beragam buah lokal tersaji sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan mancangera ke kota Medan.

“Festival buah ini mengangkat buah-buah lokal Sumut yang sejatinya layak untuk diangkat. Dari segi Kualitas tidak kalah dibanding buah import. Seperti pisang barangan, durian, mangga, rambutan, jambu deli madu, manggis, duku, kuini, salak, dan sawo,” ujar Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementeriaan Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani yang diwakili Kepala Bidang Pemasaran Area I di Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Alfin Merancia di Medan, Minggu (14/10).

Pihak Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga terlihat antusias dan mengapresiasi festival buah yang bekerjasama dengan Organisasi Sosial Leo Clubs dan dihadiri Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan. Terlebih festival yang sudah kali ke-dua diselenggarakan ini bisa menarik wisman tetangga untuk datang ke Medan atau Sumut secara umum.

“Misal dengan cara membuat paket-paket wisata di negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Buat mereka tertarik datang ke Medan. Terlebih aksesnya sudah ada dan mereka tidak punya keberagaraman buah sebanyak di Indonesia. Sehingga buat strategi bagaimana buah-buah lokal ini bisa dikenal banyak orang termasuk wisatawan mancanegara,” ujar Alfin.

Aksestabilitas menuju Medan, lanjut Alfin sudah terbuka dengan adanya berbagai pilihan penerbangan ke Kota Medan. Ada juga penerbangan Internasional menuju Medan. Mulai dari Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Bangkok, dan tidak lama lagi maskapai Cathay Dragon akan membuka Rute dari Hongkong ke Medan.

“Dengan semakin mudahnya akses menuju Medan.Tentunya akan semakin mudah memasarkan potensi yang ada di sini ke luar. Kami berharap, Medan dapat menjadi destinasi favorit yang berdaya saing,” ujarnya.

Festival Buah Nusantara 2018 kali ini dikemas meriah dengan menyertakan berbagai jenis lomba. Seperti Lomba Fruit Tower, Fruit Carving, Lomba Mocktail, dan Lomba Tarian Nusantara. Berbagai stand juga hadir yang menawarkan aneka produk buah-buahan dan produk seperti produk rujak buah, buah-buahan lokal, manisan, ice cream dan lainnya.

“Konsumsi buah-buahan masyarakat Indonesia masih tertinggal dibanding negara lain. Standarnya dari PBB, konsumsi buah-buahan per kapita 65 kg per tahun, kita masih separuhnya. Harapan besar di Festival Buah Nusantara selanjutnya Selain mengakat lokal juga meningkatkan kreativitas masyarakat di industri buah-buahan lokal, ” jelasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengapresiasi gelaran Festival Buah Nusantara 2018. Dirinyajuga terus memberikan semangat, agar masyarakat kiann bersemangat untuk melakukan budidaya buah-buahan dan mencintai buah lokal Indonesia.

“Melalui even ini yang mendapat animo masyarakat mampu mendorong pemerintah daerah untuk ikut aktif mengembangkan potensi wisata melalui hasil buah-buahan dan kuliner di daerahnya,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.