Film Nasional Disarankan Ikuti Perkembangan Teknologi

FFI PalembangPalembang (Paradiso) – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengakui industri film nasional mulai membaik. Namun demikian kondisinya masih kalah jauh bersaing dengan film impor. Terkait hal itu, dia meminta pelaku industri film dapat bertindak lebih kreatif.

Dia merujuk pada kesuksesan penyanyi lokal lewat pemasaran melalui media Ring Back Tone. Arief mengatakan ini sebelum membuka pawai artis.

“Film harus disesuaikan dengan media yang tengah digemari seperti halnya RBT,” kata Arief Yahya di Palembang, Sabtu (6/12). Menurutnya film layar lebar dapat ditampilkan dalam durasi yang lebih kecil dan pendek. Sehingga bisa dinikmati oleh penonton melalui telepon genggam maupun tablet.

Dengan memanfaatkan media yang sedang tren, dia optimistis industri film akan semakin maju karena akan mendapatkan pemasukkan lebih banyak. Alternatif penayangan melalui media mobile merupakan salah satu cara untuk menggaet penonton lebih banyak.”durasi tidak panjang tetapi menghasilkan uang lebih banyak karena dinikmati banyak orang.”

Pelepasan pawai artis itu ditandai dengan tembakan oleh Menteri dan pengibaran bendera yang dilaksanakan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Menurt Alex Noerdin kesiapannya untuk turut mensukseskan perfilman nasional. Niatan tersebut sudah ia lakukan jauh hari sebelum FFI berlangsung. “Kami sudah beberapa kali bikin film sendiri,” kata Alex.

Paling tidak menurutnya, pemerintah provinsi Sumsel sudah memproduksi film Gending Sriwijaya dan mengejar angin. Gending Sriwijaya adalah film bergenre drama dan laga kolosal yang diproduksi tahun 2013. Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan merupakan proyek keduanya setelah Pengejar Angin. “Kita akan produksi lagi sesuai dengan keadaan.”

Pawai artis FFI

Pawai artis yang dimulai dari depan kantor Pemerintah Provinsi Sumsel menuju Benteng Kuto Besak tersebut juga diiringi kendaraan hias dan motor. Gubernur dan menteri juga ikut mengiringi pawai artis dalam Festival Film Indonesia (FFI) dengan menggunakan mobil truk terbuka dengan beberapa artis.

Sementara Christine Hakim yang didampingi Reza Rahardian menggunakan mobil khusus karena membawa Piala Citra sebagai lambang kebanggaan perfilman Indonesia.

Selain Christine Hakim, juga ikut Jajang C Noor dalam pawai yang menempuh jarak lebih kurang 5 Km tersebut. Sebelumnya Christine Hakim mengatakan FFI digelar untuk menggairahkan perfilman sekaligus meningkatkan kualitas film nasional. (*)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.