Gaet Pasar Asia Tenggara, Kemenpar Ajak Jurnalis Thailand Kunjungi Indonesia

Jakarta (Paradiso) – Diprediksi pada tahun 2020 jumlah kunjungan wisatawan internasional diperkirakan akan mencapai lebih dari 1,56 milyar. Dari jumlah tersebut sebanyak 397 juta wisatawan (25% nya) akan mengalir ke kawasan Asia-Pasifik termasuk Indonesia. Dalam peta persaingan destinasi di kawasan regional, tentu Indonesia harus bersaing keras merebut pasar yang juga diincar oleh negara-negara Asia-Pasifik lainnya.

Negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang menjadi kompetitor Indonesia seperti Malaysia, Singapura dan Thailand terus melakukan promosi secara besar-besaran dalam menarik pasar wisatawan internasional.

Dalam upaya menggaet pasar Asia Tenggara, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak rombongan media Thailand untuk mengunjungi Indonesia, mulai Jakarta, Bandung dan berakhir di Yogyakarta. Acara yang digelar pada 5 – 10 Desember 2015 ini diikuti 10 media dari Thailand. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Familirazation Trip (Famtrip) ini dimaksudkan untuk lebih mempromosikan pariwisata Indonesia kepada masyarakat dan wisatawan di Thailand. Target akhir dari kegiatan famtrip meningkatnya informasi-informasi terkait daerah-daerah tujuan wisata di Indonesia, dengan bertambahnya informasi tersebut akan meningkat pula jumlah wisatawan asing asal Thailand yang berkunjung ke Indonesa

Kunjungi Saung Angklung Udjo
Kunjungi Saung Angklung Udjo.

Thailand merupakan fokus pasar wisatawan mancanegara ke Indonesia yang menduduki dengan pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya. Berdasarkan data realisasi wisman periode tahun 2014, kunjungan wisman Thailand mencapai 114.272. Jumlah ini masih relatif kecil apabila dibandingkan dengan total outbound Thailand yang mencapai 10 juta pada tahun 2014. Sementara target kunjungan tahun 2015 sebesar 200 ribu wisatawan dari Thailand.

Hari Budiarti selaku Kabid Perjalanan Wisata Pengenalan Pasar Asia Tenggara, Kementerian Pariwisata mengatakan kegiatan famtrip ini dimaksudkan untuk mengenalkan wisata-wisata unggulan yang ada di Indonesia.

“Kita Pilih Jakarta, Bandung dan Yogyakarta sebagai rute Fam Trip bersama jurnalis Thailand ini karena kota-kota itu dapat dengan mudah diakses oleh wisatawan Thailand karena ada penerbangan langsung dari sana ke kota-kota itu. Dan sengaja kita pilih mereka (jurnalis Thailand) sebagai peserta Famtrip kali ini agar mereka bisa mewartakan ke publik Thailand tentang keindahan Indonesia,” ungkap Hari Budiarti saat bersama rombongam famtrip di Yogyakarta, Kamis (9/12/2015).

Budiarti menjelaskan program yang dijalankan pihaknya ini merupakan model promosi yang efektif untuk mendatangkan wisatawan dari Mancanegara khususnya pasar Thailand.

“Kita pakai metode Fam Trip ini sebagai metode yang efektif dibanding menggunakan iklan. Karena dengan mengajak mereka langsung mengunjungi obyek wisata yang ada di Indonesia, kita berharap mereka akan mewartakan kepada publik Thailand tentang keindahan Indonesia. Dan dengan metode ini kita bisa meningkatkan jumlah wisatawan dari luar negeri khususnya dari wilayah Asean,” ujarnya.

Selama melakukan program Fam Trip sebanyak 10 jurnalis dari Thailand itu disuguhkan dengan atraksi budaya dan mengunjungi obyek-obyek wisata unggulan yang ada di di Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.

Kunjungi Candi Borobudur.
Kunjungi Candi Borobudur.

“Dalam program Famtrip ini, sejumlah peserta yang ikut kegiatan ini diajak mengunjungi obyek-obyek wisata favorit yang ada di Jakarta seperti Kota Tua, Museum Gajah, dan Monas. Sedangkan di Bandung kita ajak mereka berkunjung ke Museum Asia Afrika, Gedung Sate, berkunjung ke kediaman Walikota Bandung Ridwan Kamil, berkunjung ke Saung Udjo serta menikmati wisata belanja di Cihampelas. Sedang di Yogyakarta kita ajak mereka menikmati Sunrise dari Borobudur, berkunjung ke Desa wisata dan menikmati petualangan di Merapi serta diajak untuk menikmati wisata belanja di Jalan Malioboro. Selain itu kita juga suguhkan kuliner khas tradisional dari ketiga daerah yang kita kunjungi itu. Dan menikmati transportasi delman di Yogyakarta,” jelasnya.

Budiarti berharap para jurnalis Thailand bisa membagikan pengalaman mereka selama mengikuti Famtrip ke publik Thailand. “Dan kedepan kita akan mengadakan program sejenis dengan mengajak peserta dari negara-negara yang berbeda untuk terus menggelorakan Wonderful Indonesia dimata dunia,” ujar Hari Budiarti.

Jurnalis Thailand Terkesan

Para jurnalis Thailand mengaku sangat kagum dengan potensi wisata di Indonesia yang dinilai lebih bagus dari potensi wisata di negara mereka. Hal itu seperti di ungkapkan Pattrapon Paibulsin salah satu wartawan peserta famtrip saat mengunjungi Candi Borobudur.

“Kegiatan ini mengesankan bagi kita para jurnalis dari Thailand. Karena dengan begitu kita bisa mengetahui keindahan alam Indonesia terutama yang berada di Borobudur. Karena Candi Borobudur sebagai candi terbesar bagi umat Budha memiliki daya tarik yang besar untuk dapat dikunjungi oleh wisatawan dari Thailand yang rata-rata memeluk agama Budha,” ungkap Pattrapon Paibulsin.

Selain memuji keindahan Indonesia dirinya juga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan pemerintah Indonesia lewat Kementerian Pariwisata dalam mengenalkan Wonderful Indonesia di kancah Internasional.

“Buat saya kegiatan ini bagus dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia. Karena dengan kegiatan ini  kita dapat langsung terjun dan mengunjungi obyek-obyek wisata unggulan di Indonesia yang nantinya akan kita beritakan keindahannya di Thailand. Dan buat saya alam Indonesia sungguh-sungguh sangat Indah,” pungkasnya. (bowo)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.