GrabTaxi Berikan Keamanan dan Kenyamanan

GrabTaxiJakarta (Paradiso)- Tingginya tindak kejahatan di Jakarta, terutama yang terjadi di taxi mendorong kehadiran aplikasi GrabTaxi sebagai salah satu solusi yang menjanjikan faktor keamanan.

“Pertama kali GrabTaxi menginginkan keamanan. GrabTaxi ingin menekankan bahwa dengan aplikasi kami, keamanan Anda bisa kami janjikan,” ujar Kiki Rizki, Head of Marketing GrabTaxi pada jumpa pers di Jakarta, Rabu (21/1/2015).

Menambahkan faKtor keamanan, GrabTaxi bekerja sama dengan perusahaan taksi yang terpercaya. “Screening terhadap driver amat sangat ketat,” katanya.

Kiki menjelaskan, pihaknya datang ke masing-masing pool untuk bertemu supervisor, dan calon supir. Tujuannya memastikan mereka yang bergabung dengan GrabTaxi adalah mereka yang dapat dipercaya.

Aplikasi ini memiliki beberapa fitur yang dapat memudahkan pengguna dalam melakukan perjalanan. Fitur yang terdapat dalam aplikasi GrabTaxi adalah, fitur My Driver Identity yang memberikan informasi nama, nomor ponsel, nomor registrasi kendaraan, dan perkiraan waktu tiba ke lokasi penjemputan serta tarif perjalanan.

Selain itu, terdapat juga aplikasi Track My Driver yang menampilkan posisi pengemudi. Kemudian ‘Share My Ride’, yang memudahkan pengguna berbagi pesan dan lokasi di mana berada, kepada orang terdekat atau orang yang ingin jumpai.

Hingga saat ini MyTeksi telah melebarkan sayapnya ke-5 negara lainnya seperti Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Diakui Kiki, meskipun Indonesia urutan terakhir, tetapi memiliki potensi besar sesuai jumlah penduduk yang banyak.

“Untuk pertama di Jakarta. Ekspansi kedepannya mungkin akan memperluas ke kota lain atau transportasi lain yg dibutuhkan masyarakat,” tandasnya.

GrabTaxi merupakan aplikasi terbaru pada smartphone yang berfungsi memberikan kemudahan, bagi pengguna yang ingin menggunakan transportasi taksi dengan cepat dan aman.

Ekspansi Ke Moda Transportasi Lain

GrabTaxi berencana, ke depan, tidak hanya fokus di taksi, tapi juga kendaraan lain. “Sekarang itu benerin dulu di pemesanan taksi, kalau sudah beres. Mungkin, next step kami akan bukan layanan lain. Bahkan, waktu itu ada pengusaha yang bilang agar GrabTaxi buka layanan menggunakan Helikopter, itu laku buat para CEO,” kata Kiki Rizki.

GrabTaxi pun berencana untuk mencari sumber daya manusia yang turut bergabung dengan perusahaannya. Pasalnya, jumlah SDM yang ada di GrabTaxi masih belum mencukupi. “Kita sedang rekruitmen besar-besaran. Di Jakarta saja belum cukup. Jumlah SDM-nya di bawah 100 orang,” kata Kiki.

Untuk total armada taksi di Jakarta sendiri saat ini sekitar 150 ribu. Dari angka tersebut, jumlah armada GrabTaxi dirasa masih kurang, sehingga masih terus mencari orang dengan meminta izin kepada pemilik perusahaan taksi untuk bekerjasama dengan para pengemudinya.

Dalam rekrutan itu, tak hanya menawarkan jaminan pendapatan yang menjanjikan, namun juga perangkat ponsel pintar untuk menunjang pemesanan taksi melalui aplikasi GrabTaxi. Pemilik taksi diperbolehkan mencicil smartphone dengan harga Rp1 jutaan. Bahkan ke depan, mereka akan mulai bekerja sama dengan vendor.

“Potensi di Indonesia sangat amat besar, dimana jumlah penduduk di Asia Tenggara dari 600 juta penduduk, dimana 250 jutanya ada di Indonesia. Investor juga bilang harus besar (di Indonesia) bagaimana caranya,” ujar Kiki.

Seperti diketahui sebelumnya, pada Desember lalu aplikasi asal negeri Jiran itu mendapat dana seri D, di mana dana tersebut sebesar US$250 juta dari SoftBank Corp. Bila dihitung secara total dalam kurun waktu empat pendanaan sejak didirikan GrabTaxi, perusahaan tersebut telah memperoleh anggaran mencapai US$340 juta. (*)

Facebook Comments

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.