Harumkan Indonesia, Marlupi Dance Academy Juara Kompetisi Balet Dunia

Jakarta (Paradiso) – Sekolah balet tertua dan terbesar di Indonesia yang berdiri 1956 silam, Marlupi Dance Academy (MDA) berhasil membawa balerina-balerina Tanah Air ke panggung internasional. Prestasi membanggakan tersebut untuk kesekian kalinya kembali mengharumkan nama Ibu Pertiwi.

Director of Performing Art and Trainee Program MDA, Claresta Alim menceritakan sejak program training dibuat pada 2015 lalu, secara rutin sekolah yang didirikan oleh Marlupi Sijangga kerap mengirimkan murid-muridnya ke mancanegara.

“Di program ini murid yang didukung oleh orangtuanya dan punya kemauan besar. Serta mau ikut perlombaan, kami support. Mulai dari tahun 2015 kami konsisten mengirimkan balerina-balerina ke ajang Asian Grand Prix,” ujar perempuan yang akrab disapa Tata saat jumpa pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/5/2018).

Dari Asian Grand Prix, kompetisi yang diikuti merambah ke Malaysia, Taiwan, Hong Kong, dan baru-baru ini berhasil memenangkan penghargaan di Youth America Grand Prix 2018 pada 13-20 April di New York.

Setelah penyelenggaran yang ke-19 kalinya, Indonesia berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di negeri Paman Sam tersebut. “Murid MDA yang menang Rebecca Alexandria harus mendapatkan nilai 95 ke atas atau rekomendasi dari juri. Dan Rebecca berhasil menjadi juara pertama dengan nilai di atas angka 95,” katanya.

Untuk menjadi pemenang, balerina yang mengikuti kompetisi sebagian besar sudah belajar dari usia 2,5 tahun. “Kalau mau terjun jadi penari memang harus kerja keras. Latihan 3-4 jam sehari dan dilakukan setiap hari, bukan yang les balet setelah pulang sekolah seminggu 3 kali. Memang butuh kemauan yang besar,” timpal Fifi Sijangga, Board Director dari MDA.

“Setelah kejuaraan di New York, MDA kembali mengirimkan muridnya di Final Asian Grand Prix 2018 pada 13-17 Agustus 2018 di Hong Kong. Di bulan yang sama, 2 murid MDA (Rebecca Alexandria dan Ilona Jahja) akan bertanding di Taiwan Grand Prix. Keduanya mendapatkan undangan perlombaan dari Malaysian International Ballet Grand Prix dan juga menerima intensive course di Taiwan Grand Prix,” tambah Lisa Ayodhia, Senior Advisor, Marlupi Dance Academy.

Lisa menambahkan, selain itu, 2 balerina MDA juga akan mengikuti kejuaraan di Hong Kong yang diadakan oleh Royal Academy of Dance London. Di tahun yang sama, murid MDA mendapatkan beasiswa ke Australia karena memang kompetisi di Hong Kong pada Desember 2017 lalu.

“Kami tahu dan sadar, jalan panjang mengirim anak-anak terbaik Indonesia mengikuti kejuaraan di tingkat internasional masih panjang sekali,” tambah Tata.

“Tentu saja dengan torehan prestasi yang dicapai oleh Marlupi Dance Academy saat ini, kami sangat bersyukur, karena kami dapat membawa nama harum bangsa Indonesia di kancah dunia, melalui prestasi yang kami raih. Perjuangan kami tidak akan berhenti sampai disini, kedepan kami akan terus berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan prestasi Marlupi Dance Academy,” pungkas Fifi Sijangga. (*)

Berikut adalah nama finalist dari Marlupi Dance Academy yang berhak mengikuti final Asian Grand Prix di Hongkong :

Pre Competitive 1 (Umur 7-8)
○Kenzya Zivon Qasas Maliki – Gold medal
○Jessica Diamanta Victoria Silver Medal
○Michelle The Bronze Medal

Pre Competitive 2 (Umur 9-10)
○Alexandria Charlotte Eleanore Gold Medal
○Efania Sumanadevi Silver Medal
○Freya Zaviera Narendrasetya Bronze Medal
○Astrid Claressa Saragih 4th Medal

Pre Competitive 3 (Umur 11-12)
○Rebecca Alexandria Hadibroto Gold Medal
○Ilona Jahja Silver Medal
○Charlene Angelica Tisnabudi 4th Place
○Alya Fathiyyah Zulfa 4th Place

Junior A (Umur 13-14)
○Agnes Indira Mayrani Gold Medal
○Stella Hye Jin Kang Silver Medal
○Angelina Ariyanto Bronze Medal
○Catherine Fifi Djatimulja 4th Place

Junior B (Umur 15-16)
○Putri Ainayah Gobel Gold Medal

Senior (Umur 17-19)
○Regina Skolastika Silver Medal
○Priskhila Yosikha Bronze Medal

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.