Jakdeals Diluncurkan, ViWI Ditargetkan Berkontribusi Sebesar 15%

SERPONG (Paradiso) – Program Jakarta Weekend Hot Deals (Jakdeals) Visit Wonderful Indonesia (ViWI) 2018 resmi bergulir, Kamis (3/5). Peluncuran dilakukan di Indonesia Convention Exhibition BSD, Tangerang.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, paket-paket wisata yang dijual dalam program hot deals diharapkan dapat memberikan kontribusi sebesar 15% dari target pariwisata nasional.

“Target pariwisata nasional tahun ini sebesar 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Dari target itu, paket-paket wisata hot deals program ViWI ditargetkan berkontribusi sebesar 15%, atau sebanyak 2,5 juta wisman,” tuturnya.

Dijelaskan Menpar, Hot Deal ViWI 2018 merupakan program strategis Kemenpar. “Terutama dalam upaya untuk mencapai target 17 juta wisman tersebut,” terangnya.

Diterangkan Menpar Visit Wonderful Indonesia adalah program yang diinisiasi industri pariwisata. Tepatnya melalui sejumlah asosiasi yang terhubung dengan sektor pariwisata.

“Program ini diluncurkan untuk mendorong percepatan bisnis di sektor pariwisata. Serta, mengupayakan pencapaian target kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun lokal,” papar Menpar.

Peluncuran Jakdeal, menurut Menpar, menandai dijualnya paket-paket wisata hot deals ViWI 2018.

Menpar menambahkan, kunci sukses pelaksanaan Jakdeals terletak pada harganya.

“Harga jualnya harus bersaing atau bundling dengan paket hot deals yang dijual negara-negara pesaing di kawasan ASEAN, seperti Thailand dan Malaysia,” katanya.

Sebagai perbandingan, Malaysia mengeluarkan hot deals untuk paket wisata 3 hari 2 malam dengan fasilitas hotel berbintang dengan harga Rp 2,2 juta hingga Rp 2,6 juta. Dengan paket serupa, Thailand mengeluarkan harga Rp 2,4 juta hingga Rp 2,8 juta.

Dijelaskan Menpar, paket hot deals menerapkan konsep sharing economy. “Yaitu menjual barang atau jasa yang tidak laku, atau excess capacity dengan memberikan diskon pada unsur 3A. Sehingga wisatawan tertarik untuk melakukan perjalanan,” katanya.

Selain Hot Deals ViWI, program strategis Kementerian Pariwisata lainnya adalah insentif untuk maskapai. Caranya, melalui bundling ticket atau sebagai More For Less.

“Tujuannya, untuk mendapatkan tambahan sebanyak 1,5 juta wisman dan digital marketing platform Competing Destination Model (CDM) yang diharapkan akan mendapatkan tambahan 1 juta wisman,” papar Menteri Arief.

Menpar Arief Yahya menghadiri launching Jakdeals ditemani sejumlah stafnya. Seperti Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Esthy Reko Astuti, yang juga Ketua Pelaksana Calendar Of Event Kemenpar. Juga Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi Don Kardono,

Untuk menyukseskan program Hot Deals ViWI, telah disiapkan 250 paket hot deals oleh 18 stakeholder pariwisata, termasuk di tiga klaster A (Jakarta, Bali, Kepri), klaster B (18 destinasi ViWI), dan klaster C (destinasi lainnya).

Sementara Ketua Pelaksana ViWI 2018, Hariyadi BS Sukamdani, yang diwakili Raymond, mengaku sudah menyiapkan paket istimewa untuk hot deals.

“Untuk paket 3 hari 2 malam, kita menawarkan harga Rp 1 juta. Penetapan ini tidak sembarangan. Karena, kita menentukannya lewat tim. Dan tentunya mempelajari hot deals negara tetangga,” papar Raymond. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.