JCNEB Catat Potensi Transaksi Kegiatan MICE US$38 Juta

Jakarta (Paradiso) – Kegiatan meeting, incentive, convention & exhibition (MICE) kini menjadi pilar pertumbuhan pariwisata Indonesia tahun 2014 ini sementara di sektor lain sedang menurun, justru MICE dan travel mengalami pertumbuhan yang pesat.

Indra B. Sukirno, Direktur Eksekutif/CEO JCNEB (Jakarta Convention & Exhibition Bureau) mengatakan untuk menutup tahun kegiatan pemasaran dan promosi JCNEB tahun 2014 dengan potensi leads dan event yang akan berlangsung dan untuk segera ditindaklanjuti di tahun 2015, dengan nilai nominal sebesar US$38 juta. Memang harus diakui tahun 2014 ini merupakan tahun kebangkitan kegiatan MICE yang kian semarak di Jakarta.

“Dengan bertambah padatnya event-event yang akan berlangsung pada 2015 nanti dan juga potensi leads yang diperoleh pada tahun ini yang akan dibawa ke Jakarta melalui beberapa kegiatan bidding internasional maupun langsung,” ujar Indra Sukirno saat press conference new year end gathering di Jakarta (17/12).

Dikatakan, dan semua hasil yang diperoleh dari kegiatan promosi MICE Jakarta ini dapat terindentifikasi sejak awal dikarenakan JCNEB sudah mendapat dukungan penuh dari Pemerintah DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata & Kebudayaan DKI Jkarta dengan mengalokasikan dana yang tepat untuk mendukung kegiatan promosi MICE Jakarta.

“Lewat kegiatan promosi seperti kegiatan road show, sales calls dan bidding yang memang dibutuhkan untuk menindaklanjuti kegiatan trade show 2014 serta kegiatan destination promotion & delegate boosting dengan sistem jemput bola berhasil mempertemukan dengan buyers yang potensial dalam kontek ‘eye to eye’,” katanya.

Diharapkannya dengan semakin meningkatnya potensi bisnis meeting serta bertambahnya hotel-hotel berbintang baru di Jakarta, tentunya harus dibarengi dengan fasilitas meetings, dan pusat konvensi dan pameran yang berstandar internasional, kondisi bisnis events di Jakarta dan sekitarnya cukup menarik perhatian dunia.

Sementara Cucu Ahmad Kurnia, Direktur Promosi Dinas Pariwisata & Kebudayaan DKI Jakarta mengatakan memang tak dipungkiri lagi, saat ini masih belum banyak masyarakat umum mengenal MICE. Perkembangan industri MICE di Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan negara lainnya. Setidaknya, dari 34 provinsi di Indonesia, hanya Bali dan Jakarta yang layak dikatakan sebagai existing destination berdaya saing internasional.

“Saat ini persaingan Jakarta sebagai destinasi MICE sangat ketat di dunia internasional. Selama ini, Indonesia mengandalkan hanya Bali dan Jakarta sebagai kota tujuan MICE yang terbukti memenuhi seluruh kriteria destinasi MICE. Kini banyak kota di dunia yang terus memperbaiki pariwisata untuk mendukung MICE. Mereka juga agresif menjual MICE. Ini yang masih perlu kita tingkatkan lagi kedepannya,” ungkap Cucu Kurnia.

“Agresivitas dan semangat untuk memasarkan kota Jakarta sebagai tujuan MICE menjadi salah satu kunci memenangkan persaingan MICE yang kian memiliki potensi yang sangat besar untuk tumbuh kedepan. Sejumlah kota dunia menyodorkan slogan pariwisata dan mengemas paket wisata dengan MICE. Kami harapkan kedepannya JCNEB bisa lebih banyak lagi bekerja sama dengan pihak-pihak swasta, hotel dan tempat-tempat pertemuan berskala besar untuk segera mewujudkan Jakarta sebagai destinasi MICE dunia,” jelasnya. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.