Jelang Lebaran, Wamen Perhubungan Tinjau Kesiapan ASDP Ketapang

asdp ketapangBanyuwangi (Paradiso) – Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono meninjau kesiapan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Pelabuhan Ketapang Banyuwangi untuk melayani pemudik pada masa angkutan Lebaran 1435 Hijriah nanti.

Selain itu, Bambang juga sempat melakukan teleconference dengan beberapa posko mudik seperti di Pelabuhan Sampit. Dia mengatakan, untuk masing-masing pelabuhan diharapkan memberikan pelayanan prioritas pada perempuan, anak, lansia, serta ibu hamil.

“Pelayanan prioritas tersebut menjadi evaluasi dari tahun kemarin. Termasuk juga untuk posko kesehatan agar penumpang bisa melakukan perjalanan yang nyaman,” kata Bambang saat di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi , Rabu (16/7/2014).

Bambang yang didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, dalam sidak tersebut menemukan beberapa operator kapal yang masih belum melengkapi pelampung yang menggunakan lampu.

“Pelampung tersebut harus dilengkapi apalagi mengingat cuaca cukup buruk untuk wilayah Selat Bali. Namun secara garis besar semua armada dan pelabuhan Ketapang sudah siap untuk arus mudik dan balik tahun ini,” kata Bambang.

Terkait belum dilengkapinya pelampung yang menggunakan lampu, Kepala Cabang PT ASDP Ketapang, Waspada Heruwanto mengaku selalu mengimbaukan hal tersebut, bukan hanya pada saat arus mudik.

“Tapi yang pasti akan kami himbau kepada operator kapal untuk melengkapi. Namun untuk kelengkapan arus mudik tahun ini ada 44 kapal yang disediakan, namun untuk yang beropersi ada 36 armada. Nanti untuk mengurangi penumpukan penumpang di pelabuhan, bongkar muat akan dipercepat dari 12 menit menjadi 10 menit,” ujarnya.

Pemudik Diprediksi 30 Juta Orang

Bambang Susantono juga mengatakan pemudik Lebaran 2014 diprediksi berjumlah 30 juta. Kenaikan terbesar diperkirakan terjadi pada moda angkutan udara yang mencapai 5 juta orang. “Persentase kenaikan pemudik angkutan udara diprediksi hingga 11,5 persen,” ujarnya.

Bambang memprediksi penumpang yang menggunakan kereta meningkat 3 persen menjadi 4,5 juta, sedangkan yang memakai moda laut 1,6 juta orang atau naik 3 persen. Kenaikan terendah terjadi pada pemudik yang menggunakan bus, yakni 1 persen.

Ia mengklaim seluruh moda transportasi telah dipersiapkan untuk menampung kenaikan jumlah pemudik tersebut. Kementerian Perhubungan menyiapkan 43 ribu bus, 1.200 kapal pelayaran, 1.300 pesawat, dan 325 rangkaian kereta. Dari hasil inspeksi itu, Bambang yakin bahwa seluruh infrastruktur telah siap melayani pemudik mulai H-7 Lebaran.

Manajer Operasional PT ASDP Pelabuhan Ketapang Saharuddin Koto mengatakan jumlah pemudik yang akan masuk ke Pulau Jawa diprediksi naik 5 persen dibanding tahun lalu. “Jumlah roda dua pada H-7 bisa mencapai 17 ribu unit tiap hari,” ujarnya. PT ASDP Pelabuhan Ketapang memprediksi puncak arus mudik terjadi pada H-3 dan arus balik H+4 Lebaran. (bowo)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.