Kabupaten Selayar Menggaet Investor Pariwisata

JAKARTA (Paradiso) – GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) memfasilitasi pertemuan bertajuk “Selayar Tourism Investment Forum 2017” di Jakarta, Senin (3/4/2017), dihadiri sekitar limapuluh orang yang terdiri atas calon-calon investor dan peminat dari kalangan swasta, dengan Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, Muhammad Basli Asli bersama jajaran pemda, DPRD, Bappeda, Kadinda.

Bupati Kepulauan Selayar menyatakan, pariwisata telah dijadikan sebagai lokomotif untuk menggerakkan ekonomi daerahnya, dan, menyatakan komitmennya untuk mendukung keberhasilan bagi investor di kabupaten yang dipimpinnya.

Ketua Umum GIPI Didien Junaidy yang memandu forum itu sebagai moderator menyatakan juga bahwa syarat nomor satu untuk bisa memajukan pariwisata di setiap daerah adalah perlunya komitmen dari pemimpin pemerintahan daerah yang disebutnya sebagai “political will”.

Pada forum itu Bupati Selayar menandadatangani beberapa Nota Kesepahaman dengan berbagai pihak dalam rangka memajukan investasi bidang pariwisata. Yaitu dengan GIPI, dengan perusahaan ahli masterplan, konsultan branding, konsultan event sport, dengan Selayar Island Resort, dengan perusahaan pengembangan kelompok hotel, konsultan manajemen untuk aset-aset Pemda, dan konsultan pengembangan SDM.

Indonesia memiliki keindahan dan kekayaan wisata alam terutama wisata baharinya, seperti yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Selayar, yang tertelak di Provinsi Sulawesi Selatan. Selayar memiliki kawasan wisata bahari yang potensial. Terbukti banyak wisatawan khususnya diver yang merasa puas akan keindahan bawah laut yang disuguhkan di wilayah kabupaten ini.

Bupati Muh. Basli Ali mengatakan, “Potensi wisata bahari di Selayar luar biasa, ada beberapa diver yang datang ke sini, dan mereka merasa puas,” ujarnya saat acara ‘Selayar Tourism Investmen Forum 2017’ di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Senin (3/4/2017).

“Pada tahun 2016, sudah sekitar ada 8 ribu pengunjung yang datang ke Selayar, pengunjung tersebut dari nusantara dan mancanegara,” kata Basli.

Basli ingin memperkenalkan serta terus dipormosikan, menurutnya, ada beberapa tempat wisata di Selayar yang bisa dikembangkan dan bisa dikenalkan lebih luas lagi. “Untuk tahun ini targetnya harus lebih 10 ribu wisatawan,” sambung dia.

Selain itu, menurut Ketua GIPI Didien Junaedy, “Tiap daerah mempunyai kesamaan, kita jangan memasarkan single destination tetapi, multi destination,” kata Didien.

Kita harus membuat satu jalur destinasi, misalnya dari Manado, lalu kita arahkan ke Wakatobi, baru ke Selayar habis itu ke Bali, terus ke Timur seperti Ternate lalu ke Raja Ampat, tambahnya. “Nah itu yang harus dijalankan, tetapi perlu airlines yang harus menggabungkan itu semua,” tutur Didien.

Di kesempatan yang sama, Hiramsyah S. Thaib selaku Ketua Tim Percepatan  Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Kementerian Pariwisata yang juga Wakil Ketua Umum GIPI Bidang Investasi mengungkapkan bahwa, “Kita sama-sama tahu, Indonesia surganya wisata bahari, kita punya populasi koral terbaik di Indonesia. Menurut saya, wisata bahari merupakan salah satu kekuatan kita.”

Harapannya, Kepulauan Selayar ini bisa dikembangkan serta dipromosikan wisata baharinya seperti Bunaken, Raja Ampat, Labuan Bajo, Wakatobi dan Belitung. (*)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.