Kaji Pengelolaan Campground Taman Harmoni Bukit Asah, STP Bali Siap Bantu Pemda Karangasem

KARANGASEM (Paradiso) – Sejumlah 51 mahasiswa STP Bali dari Program Studi Bisnis Hospitaliti (BHP) akhirnya berhasil mempresentasikan hasil kajiannya tentang Taman Harmoni Bali, Bukit Asah, Karangasem dalam sebuah seminar Hasil Aplikasi Manajemen Bisnis Hospitaliti dengan judul “Kajian Pengembangan Pengelolaan Campground Taman Harmoni Bali, Bukit Asa, Karangasem,Bali”. Seminar ini berlangsung di Hotel Puri Bagus Candidasa, Selasa (14/5) dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai stakeholder pariwisata di Karangasem diantaranya Kadis Pariwisata Karangasem, Wayan Astika, PHRI Karangasem, Badan Pengembangan Pariwisata Desa Adat Bugbug (BP2DAB), para  dosen STP Bali, Perwakilan Aparat Pemerintahan Desa Dinas dan Desa Adat Bugbug serta sejumlah stakeholder pariwisata lainnya.

Para panelis yang terdiri dari para mahasiswa semester 6 ini tampil luar biasa membawakan materi hasil penelitiannya  Ada 2 hal yang dikaji dalan penelitiannya di Campground Bali Harmoni. Yang pertama  adalah Pengaruh Preferensi Wisatawan, Citra Cestinasi dan Kepuasan Wisatawan  terhadap Pemilihan Campground Taman Harmoni Bali.  Sementara yang kedua adalah Pengelolaan Campground di Taman Harmoni Bali, Bukit Asah, Desa Bugbug, Karangasem. Dan diharapkan outputnya adalah rekomendasi pengelolaan campground Taman Harmoni Bali. 

Soal  preferensi wisatawan, para mahasiswa STP Bali merekomendasikan kepada BP2DAB untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas toilet. Kualitas toilet yang perlu ditingkatkan adalah soal kebersihannya dengan cara melakukan general cleaning setiap harinya. Sementara soal jumlah toilet perlu ada penambahan sekitar 3 toilet baru dari 7 toilet yang sudah tersedia saat ini.

Rekomendasi lainnya adalah menambah fasilitas penunjang lainnya seperti lampu penerangan jalan, pembatas jalan, menambah petunjuk arah menuju ke campground, menyediakan wifi gratis dari 5mbps saat ini menjadi 100mbps agar wisatawan mudah berkomunikasi. Dan yang tidak kalah penting adalah mengadakan  general check up setiap tenda sebelum wisatawan check in dan setelah check out untuk memastikan tenda layak digunakan. Juga merancang SOP yang jelas dan detail agar pelayanan yang diberikan bisa maksimal kepada wisatawan serta melakukan pelatihan kepada seluruh staff campground agar pelayanan yang diberikan sesuai dengan SOP yang dirancang.

Soal Visi ke depan, para mahasiswa ini mengusulkan “Menjadi Campground dengan Pemandangan Laut Terbaik di Bali” sedangkan misinya adalah memberikan pengalaman camping yang unik dan berbeda kepada wisatawan yang menginap di Taman Harmoni Bali serta berusaha melayani tamu dengan ramah sesuai dengan konsep hospitaliti. Selain itu untuk memaksimal pengembangan Taman Harmoni, STP Bali juga merekomendasikan untuk dibuatkan produk pendukung seperti brosur, information board seperti nomer tenda, information center, plang penunjuk arah dan rules board.

Sementara menurut I Putu Jenana Sukandarista dari BP2DAB berterimakasih kepada STP Bali karena  kehadirannya sangat membantu Taman Harmoni Bali. “Mereka sangat tekun dan sangat professional dalam melakukan penelitian dan kita berharap kerjasama ini terus berlanjut hingga Taman Harmoni menjadi salah satu campground terbaik di Bali. Masyarakat Bugbugpun berharap kerjasama dengan STP Bali ini dapat membuat Desa Bugbug berkembang  sebagai destinasi wisata setara dengan desa wisata lainnya di Bali,”paparnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kadis Pariwisata Karangasem, Wayan Astika. Astika menyampaikan bahwa kehadiran STP Bali dengan konsistennya membantu meningkatkan pengembangan wisata alam khususnya  Campground Taman Harmoni Bali saat ini. Diharapkan kedepannya kawasan sekitar dapat berkembang seiring dengan  berkembangnya campground Taman Harmoni Bali.

“Kami harap kerjasama ini masih terus berlanjut dan berlangsung secara mutualisme. Saya bangga dengan kajian akademis ini dan diharapkan dapat memberikan manfaat kepada komponen yang ada  dalam meningkatkan wisata alam di Kabupaten karangsem,” tegas I Wayan Astika.

Sementara Nyoman Sudiksa, Pembantu Ketua III STP Bali menegaskan program ini adalah lanjutan dari MoU yang telah ditandatangani.  Terlihat jelas STP Bali menunjukkan komitmennya untuk membantu meningkatkan perkembangkan pariwisata di Karangasem.

Kabupaten Karangasem saat ini mengusung tema  “Karangasem The Spirit of Bali”. Karangasem ingin menampilkan pariwisata yang mengedepankan identitas orisinalitas Bali.

Karena itu Karangasem akan mengembangkan  potensi wisata berbasis spiritual, berbasis nilai sebagaimana warga Karangasem yang dekat dengan alam dan spiritual.


Ketua STP Bali, Dewa Gede Byomantara, M.Ed mengamini juga hal ini. Ia  mengungkapkan ”Semangat Nilai-Nilai Bali atau The Spirit Of Bali” inilah yang menjadi dasar pengembangan pariwisata Karangasem dan tentu saja menjadi nilai yang diusung dalam kehiupan sehari-hari. Dengan adanya kerjasama dengan STP Bali, khususnya mahasiswa kita dapat membantu dalam meningkatkan pengembangan wisata alam di Karangasem,” tegas Byomantara yang kini tengah menyelesaikan program doktornya di Universitas Udayana ini. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.