Ke AP II, Menpar Arief Yahya Dijanjikan 790.000 Seats Capacity

JAKARTA (Paradiso) – Presiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin membuat Menpar Arief Yahya tak banyak berkata-kata. Saat roadshow ke kantor Bandara Soekarno Hatta, sesama mantan direksi PT Telkom Indonesia ini tidak lagi banyak membicarakan program. Karena apa yang diminta Kemenpar sudah terjawab sebelum tanya jawab.

Ketika Stafsus Menpar Bidang Konektivitas, Judi Rifajantoro membuat perencanaan kebutuhan seats 2018, sebesar 1,1 juta, Awaluddin hanya tersenyum saja. Dari 1.1 juta itu disebar, Bandara Ngurah Rai 600.000 seats, Soekarno Hatta Jakarta hanya ditarget 3,5 juta, sisanya 150 ribu di bandara lain di tanah air.

Apa kata Awaluddin? “Kami sudah menyiapkan langkah untuk mendapatkan 790.000 seats capacity baru di 2018, di semua bandara di AP II,” jawab Awaluddin optimis. Rombongan Kemenpar yang dipimpin langsung oleh Menteri Arief Yahya pun tepuk tangan.

PT Angkasa Pura (AP) II menjadi destinasi terakhir road show 3A Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Senin (5/2). Dalam lawatannya kali ini, Menpar berhasil mengantongi  janji 4 Juta Foreign Tourist Arrival (FTA) dari 14 Bandara di bawah pengelolaan AP II.

Muhammad Awaluddin yang menerima langsung Menpar Arief menjelaskan, hal itu bukan janji semata. Kenaikan jumlah arus penumpang selama tahun 2017 menjadi rujukannya. Dari seluruh bandara yang dikelola, pada tahun 2016 terdapat 95 juta penumpang, naik 10,83 persen menjadi 105 juta penumpang pada 2017.

Sedangkan untuk pergerakan pesawat di tahun 2017 meningkat 13,46% dengan total sebesar 821.188 pergerakan bila dibandingkan pada tahun 2016 yaitu 723.799 pergerakan. Selain itu pengelolaan kargo juga mengalami pertumbuhan terbesar selama 5 tahun terakhir yaitu 9,90% dengan total 816.950 ton.

“Sepanjang 2017, AP II berhasil meraih revenue (unaudited) dengan pertumbuhan sebesar double digit yaitu mencapai lebih dari Rp 8,24 triliun. Pencapaian tersebut meningkat cukup signifikan sekitar 24 persen dibandingkan dengan tahun 2016 yaitu sebesar Rp 6,65 triliun,” ujar Awaluddin di War Room & Command Center AP II, Kantor Pusat AP II, Tangerang, Banten, Selasa (5/2).

Awal sapaan akrab Awaluddin juga menjelaskan, Kenaikan arus penumpang, pergerakan pesawat, kargo bukan tanpa sebab. Semua karena strategi dan kebijakan perseroan yang tepat. Salah satunya memberikan sejumlah insentif kepada maskapai yang membuka rute internasional baru di sejumlah bandara dan penambahan extra flight.

Serta dioperasikannya beberapa terminal baru oleh korporasi. Yang juga telah mengakomodir penambahan kapasitas penumpang di beberapa bandara seperti Terminal 3 Internasional Soekarno-Hatta, Husein Sastranegara, Depati Amir, Supadio, dan Silangit.

“Kinerja positif yang melampaui target perseroan itu, juga didukung oleh keberhasilan kami lainnya dalam mengoperasikan sejumlah terminal baru di tahun 2017. Yakni Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Terminal Baru Bandara Husein Sastranegara, dan juga diresmikannya terminal baru Bandara Silangit serta Bandara Supadio oleh Presiden RI Joko Widodo”, katanya.

Tidak puas sampai disitu. Pada tahun 2018, AP II fokus mengembangkan dan mengimplementasikan program Airport Digital Journey Experience. Program itu akan mengoptimalkan penggunaan digital infrastruktur, untuk meningkatkan pelayanan penumpang dan pengguna jasa di 14 bandara. Sehingga terciptanya customer experience yang lebih baik sekaligus juga dalam peningkatan Airport Service Quality Level.

Selain itu, AP II juga akan melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi pertumbuhan transportasi udara di tahun 2018. Khususnya terkait dengan potensi destinasi pariwisata Indonesia antara lain yaitu meningkatkan Slot Availability, Seat Capacity, dan Service Quality di bandara-bandara yang dikelola oleh AP II. Hal itu dilakukan untuk mendukung target pemerintah untuk mencapai 17 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2018.

Dalam lawatanya ke kantor AP II, Menpar Arief didampingi  Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Infrastruktur, Judi Rifajantoro, Staf khusus Menteri Bidang Komunikasi Kemenpar Don Kardono, Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Robert T. Waloni, Deputi Pengembangan Pemasaran 1 Kemenpar I Gde Pitana, Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman, Sekretaris Deputi Pengembangan Pemasaran 2 Kemenpar Giri Adnyani. Dari pihak AP II tampak hadir Director of Operations & Engineering  Djoko Murjatmodjo, Director of Airport Services & Facility Ituk Herarindri, dan Director of Human Capital, GA & IT Tina T. Kemala Intan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya tak sungkan mengacungkan dua jempol terhadap PT AP II yang komit mendukung pariwisata Indonesia. Menpar juga mengapresiasi jajaran AP II karena berbagai prestasi, pengakuan, dan penghargaan bergengsi baik secara nasional, regional, dan global yang telah diraih sepanjang tahun 2017.

Menpar Arief Yahya menegaskan, tersediaannya kapasitas seat sebanyak 19,5 juta oleh perusahaan maskapai penerbangan (airlines) Indonesia dan asing. Saat ini hanya cukup untuk menenuhi target kunjungan 12 juta wisman pada 2016, sedangkan untuk target 15 juta wisman tahun 2017 masih membutuhkan tambahan 4 juta seat.

Sementara itu untuk mencapai target pariwisata 2018 sebanyak 18 juta wisman membutuhkan tambahan 3,5 juta seat atau menjadi 7,5 juta seat, sedangkan untuk mendukung target 20 juta wisman pada 2019 perlu tambahan 3 juta seat atau totalnya menjadi 10,5 juta seat.

“Dalam memenuhi kebutuhan seat kita lakukan peningkatan kapasitas airport dengan strategi; tanpa pembangunan fisik bandara; pengembangan bandara secara terbatas; dan pembangunan bandara baru. luar biasa. Terima kasih AP II, ” kata Arief Yahya.(*)

Facebook Comments

Leave a Reply

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.