Kemenpar Panaskan WTM dengan Misi Penjualan di 2 Kota Besar Inggris

JAKARTA (Paradiso) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dipastikan ambil bagian di World Travel Market (WTM) London 2018, 5-7 November nanti. Untuk memaksimalkan performa, Kemenpar terlebih dahulu menggelar sales mission di dua kota di Inggris.

Sales mission diselenggarakan di Manchester pada 30 Oktober 2018. Juga di London pada 1 November 2018. Kegiatan ini adalah hasil kerja sama Kemenpar dengan industri pariwisata Indonesia dan KBRI di London.

Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata II Nia Niscaya mengatakan, sales mission adalah upaya memaksimalkan partisipasi di WTM London 2018. Tujuannya, mendapatkan sales leads untuk menjaring lebih banyak wisman asal Inggris dan sekitarnya.

“Misi Penjualan di Inggris dilaksanakan berdekatan dengan waktu partisipasi Wonderful Indonesia di WTM London. Misi ini merupakan rangkaian aktivitas pemasaran pariwisata Indonesia menggandeng industri yang juga akan berpartisipasi pada WTM London 2018 agar dapat berjalan seefisien dan seefektif mungkin bersama-sama menjaring wisman asal Inggris,” jelas Nia, didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional IV (Eropa) Kemenpar Agustini Rahayu, Senin (5/11).

Dalam sales mission ini, Kemenpar melibatkan 18 industri pariwisata Indonesia (Tour Operator/Travel Agent, Akomodasi). Juga 70 industri pariwisata Inggris.

“Kegiatan Misi Penjualan di Inggris diharapkan dapat menunjukkan konsistensi promosi pariwisata Indonesia di Inggris. Sehingga dapat terus meningkatkan awareness masyarakat Inggris terhadap pariwisata Indonesia, serta mendorong lebih banyak lagi kerjasama bisnis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asal Inggris ke Indonesia,” jelas Nia.

Agustini menambahkan, kunjungan wisatawan asal Inggris ke Indonesia selalu menunjukkan angka positif. Pada 2016, sejumlah 328.882 wisatawan mancanegara (wisman) asal Inggris mengunjungi Indonesia.

“Jumlah ini tumbuh 17.37% dari tahun sebelumnya. Sementara pada tahun 2017, terdapat lebih banyak wisatawan Inggris yang mengunjungi Indonesia. Dilaporkan bahwa sejumlah 361.197 wisman Inggris datang ke Indonesia atau meningkat 9.8% dari tahun 2016,” papar Agustini.

Hingga Agustus 2018, tercatat sekitar 264.023 wisman asal Inggris telah mengunjungi Indonesia. Atau, sekitar 67.52% dari total target wisman Eropa tahun 2018.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, wilayah Eropa terus menunjukkan tren positif selama beberapa tahun terakhir. Inggris, Perancis, Jerman, Belanda dan Rusia adalah lima besar pasar Eropa untuk Indonesia.

Statistik menunjukkan nilai pasar wisatawan dari negara-negara tersebut mencapai lebih dari 1 juta dolar AS dengan rata-rata lama menginap hampir dua minggu.

“Kemampuan spending wisatawan Eropa cukup besar. Kedatangan mereka tentunya menguntungkan perekonomian. Bukan hanya pihak hotel saja yang untung, sektor kuliner, sektor transportasi, bahkan UMKM yang menjual souvenir akan kebagian manfaatnya. Untuk itu kami terus berusaha melebarkan sayap ke negara-negara Eropa lainnya,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.