Kenaikan Tarif Tak Pengaruhi Minat Wisatawan ke Bromo

wisman bromoJakarta (Paradiso) – Angka kunjungan wisatawan ke Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) tak mengalami penyusutan pascapenaikan tarif masuk.

Kepala BB-TNBTS, Ayu Dewi Utari, mengatakan penaikan harga tiket masuk ke kawasan BB-TNBTS ternyata tidak membuat minat pengunjung termasuk pendaki menurun. Data BB-TNBTS hingga akhir Oktober lalu jumlah wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang datang mencapai 435.000 orang.

“Pihak kami memprediksi hingga akhir tahun jumlah wisatawan yang datang ke BB-TNBTS diperkirakan mencapai 550.000 orang. Sedangkan jumlah pengunjung tahun lalu sebanyak 576.000 orang. Kendati secara umum jumlah pengunjung relatif mengalami penurunan, namun jumlahnya tidak terlalu signifikan. Diakui minat wisatawan untuk datang ke TNBTS masih tinggi,” ujarnya.

Dikatakan, tingginya antusiasme tersebut membuat mereka tidak terpengaruh dengan penaikan tarif masuk. Jelang akhir tahun tingkat kunjungan diprediksi bakal melonjak tajam dibanding sebelumnya. Sebanyak 10.000-20.000 wisatawan bakal merayakan akhir tahun di Bromo dan Semeru.

“Wisatawan yang datang didominasi wisatawan lokal. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara diperkirakan hanya 10% dari total wisatawan yang datang ke TNBTS. Kami akan melakukan upaya antisipasi membeludaknya wisatawan pada akhir tahun nanti. Pihak kami telah meyiapkan sejumlah langkah antisipasi diantaranya pengaturan di wilayah Penanjakan. Hal itu dilakukan untuk memecah jumlah pengunjung,” katanya.

Ditambahkannya, jika kondisi di atas gunung Bromo sudah penuh, wisatawan diperbolehkan hanya menanjak hingga bukit Setia atau dikenal dengan bukit Kingkong. Di bukit tersebut jumlah wisatawan dibatasi sebanyak 2.000-2.500 orang saja.Sementara jika bukit Setia penuh, wisatawan hanya diperbolehkan ke bukit Cinta yang bisa menampung sekitar 1.000-1.500 orang.

Sementara Sekretaris Asosiasi Biro Perjalanan dan Wisata Indonesia Jawa Timur (Asita Jatim), Nanik Sutaningtyas, mengatakan Bromo masih menjadi destinasi favorit wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Kendati tingkat kunjungan mengalami penurunan karena pengaruh penaikan tarif masuk ke Bromo yang mencapai hingga 400% utamanya pada waktu weekend,” tambahnya. (*)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.