Kinerja Positif Ditunjukkan PT PELNI

Jakarta (Paradiso) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) – PELNI menunjukkan kinerja posisitif pada 2018. Pengguna kapal PELNI meningkat 2, 86 % dengan total pelanggan 3, 622 juta orang hingga November 2018, tahun 2017 pelanggan PELNI 3, 431 juta orang. Angkutan barang tercapai 88.290 ton m3, 118 %. Angkutan kontainer 15.568 teus, naik 105 %, kendaraan 9.394 unit, 135 %. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT PELNI (Persero) Insan Purwarisya L. Tobing pada konferensi pers evaluasi akhir tahun 2018 bersama Menteri Perhubungan, Kamis (13/12) di Kementerian Perhubungan.

Kekuatan armada PELNI, lanjut Insan, tumbuh signifikan seiring penugasan operasional dan pengadaan kapal barang. Pada tahun 2015, armada PELNI tercatat 31 unit terdiri 1 kapal penumpang 3000 pax, 9 kapal tipe 2000 pax, 2 kapal 3in1 (dapat mengangkut orang, kendaraan dan alat berat serta kotainer), 9 kapal tipe 1000 pax, 3 kapal tipe 500 pax dan 2 kapal Roro serta 3 kapal barang.

Pada 2016 hingga 2018 armada PELNI tumbuh menjadi 88 unit. Terdiri kapal penumpang 26 unit, 2 kapal Roro, 9 kapal barang, 52 kapal perintis. “Penugasan operasional kapal perintis ke daerah terpencil, tertinggal, terdepan dan perbatasan (T3P) menjadikan PELNI dapat melayani warga hingga ke pelosok nusantara,” terang Insan Purwarisya.

Terkait angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru), PELNI menyiapkan 26 armada trayek Nusantara dan 46 trayek kapal perintis dengan 52 unit kapal. Volume penumpang Nataru PELNI menargetkan naik 1 %. Tahun 2017 pelanggan tercatat 324.204, tahun ini diprediski 324.458 pelanggan. “Kami mengutamakan keselamatan, penumpang kapal dibatasi sesuai ketentuan dari regulator,” tambah Insan.

Pada angkutan Nataru PELNI membagi 3 wilayah pelayanan, wilayah Barat terdiri Tanjung Priok, Batam, Belawan. Kijang-Letung-Tarempa dan Natuna. Semarang-Kumai-Surabaya. Untuk wilayah barat tercatat 66.713 pelanggan dengan penumpang terpadat Cabang Batam 25 %, Cabang Belawan 18 %, Cabang Surabaya, 13 %, Cabang Tanjung Priok 11 % dan Cabang Tanjung Pinang 10 %.

Wilayah Tengah ruas Baubau-Makasar-Ambon-Wanci dan Kendari. Ruas Makasar-Labuan Bajo-Benoa-Surabaya-Maumere-Bima-Balikpapan. Parepare-Tarakan-Nunukan-Pantoloan. Kupang-Ende-Larantuka dan Lewoleba. Wilayah Tengah tercatat 122.449 pelanggan dengan pelanggan terbanyak Cabang Makasar 18 %, Cabang Baubau, 10%, Cabang Kupang 9 %, Cabang Balikpapan 8 %, Cabang Parepare, 8 % dan Cabang Maumere 6 %.

Untuk wilayah Timur ruas terpadapat Ambon-Dobo-Bandaneira-Baubau-Tual-Saumlaki dan Sorong. Manokwari-Bitung-Ternate-Jayapura-Nabire-Serui-Biak-Fakfak dan Ambon. “Pada angkutan Nataru wilayah Timur menempati ranking pertama sebanyak 35 %, wilayah Tengah 32 % dan wilayah Barat 18 % pergerakan penumpang,” tutup Insan. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.