Kulminasi Matahari, Siswa SD di Pontianak Lomba Berdirikan Telur

telur berdiriPontianak (Paradiso) – Ada keunikan tersendiri pada peringatan kulminasi matahari yang digelar dua kali setahun ini. Tak hanya menggelar seremonial detik-detik kulminasi matahari yang digelar ini.

Kegiatan bertajuk “Pesona Kulminasi Matahari” ini juga dikemas Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pontianak dengan menggelar lomba yang terbilang unik yakni lomba mendirikan telur yang diikuti oleh 24 SD se-Kota Pontianak, pada Minggu (23/3/2014) di Tugu Khatulistiwa.

Tiap-tiap sekolah mengutus 3 orang siswanya untuk mengikuti lomba ini. Beberapa peserta tampak serius dan penuh konsentrasi berusaha membuat telur-telur berdiri tegak sebanyak mungkin.

Menurut Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Kota Pontianak, selaku ketua panitia, Siti Komalasari, lomba ini digelar masih dalam rangkaian kegiatan Pesona Kulminasi Matahari.

“Lomba ini kita gelar untuk mensosialisasikan kepada masyarakat Kota Pontianak bahwa salah satu potensi yanga ada di Tugu Khatulistiwa itu yakni adanya gravitasi yang cukup kuat di sini sehingga bisa membuat telur berdiri tegak,” kata dia.

Selain itu, lanjut Siti, lomba ini sengaja mengikutsertakan siswa SD supaya mereka tergerak untuk mempelajari ilmu sains dengan mencari tahu bagaimana fenomena telur-telur bisa berdiri tegak terutama di kawasan Tugu Khatulistiwa sebagai lokasi titik nol derajat.

Lomba mendirikan telur ini terbagi dalam dua tahap yakni babak penyisihan dan final. Pada babak penyisihan, seluruh peserta bersaing mendirikan sebanyak 7 telur yang disediakan panitia dalam waktu 5 menit. Peserta yang paling banyak mendirikan telur akan kembali berkompetisi dengan peserta lainnya hingga babak final.

“SD 18 Kecamatan Pontianak Utara meraih juara pertama karena berhasil mendirikan semua telur yang kita sediakan yakni sebanyak 7 telur,” jelasnya.

Selain SD 18 Pontianak Utara yang berhasil menggondol juara pertama, juara kedua diraih SD 8 Pontianak Utara dan ketiga SD 8 Pontianak Selatan. Disusul SD 72 Pontianak Barat sebagai juara harapan pertama, SD 25 Pontianak Utara harapan kedua dan harapan ketiga SD 28 Pontianak Kota dan SD 7 Pontianak Utara.

Total hadiah yang disediakan panitia senilai Rp 5 juta. Untuk juara pertama berhak mendapat hadiah sebesar Rp 1,3 juta, juara kedua Rp 1,1 juta, ketiga Rp 900 ribu, harapan pertama Rp 700 ribu, harapan kedua Rp 550 ribu dan harapan ketiga Rp 450 ribu.

Titik kulminasi matahari merupakan fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada diatas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda dipermukaan bumi. Pada peristiwa kulminasi tersebut, bayangan tugu akan “menghilang” beberapa detik saat diterpa sinar matahari. Demikian juga dengan bayangan benda-benda lain disekitar tugu.

Peristiwa titik kulminasi matahari itu terjadi setahun dua kali, yakni antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Peristiwa alam ini menjadi event tahunan Kota Pontianak yang menarik kedatangan wisatawan. (Aceng Mukaram)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.