Lampung Kembali Gelar Festival Bambu Nusantara 2015

Jakarta (Paradiso) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberi dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Bambu Nusantara (FBN) 2015 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Pringsewu, Lampung pada 29-30 November mendatang.

“Sesuai dengan namanya, Pringsewu yang berarti seribu bambu, kabupaten ini akan dipromosikan dan dipopulerkan sebagai tujuan wisata bambu di Indonesia,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti dalam jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Senin (23/11).

Esthy menambahkan, keberadaan Pringsewu sebagai tujuan wisata Bambu Indonesia diharapkan akan menjadi daya tarik baru yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) ke Lampung.

“Sehingga nanti dapat memberikan dampak secara nasional dalam pencapaian target kunjungan 10 juta wisman dan 225 juta wisnus tahun ini dan akan meningkat dua kali lipat di tahun 2019,” katanya.

Bupati Kabupaten Pringsewu, Sujadi mengatakan Pringsewu erat kaitannya dengan sejarah, pring artinya bambu, sewu artinya seribu. Waktu koloni Belanda datang tahun 1925, masyarakat Jawa bermigrasi ke wilayah ini. Mereka menemukan deretan bambu sehingga menamai Pringsewu.

“Kami juga menyiapkan 10-25 hektar untuk Kebun Raya Bambu dan beberapa desa wisata bambu, sehingga Pringsewu menjadi destinasi wisata bambu baik untuk turis domestik maupun mancanegara,” tambah Sujadi.

Dalam kesempatan yang sama, menurut Fauzi selaku panitia FBN 2015, penyelenggaraan festival ini dipersiapkan sebagai titik awal terbentuknya forum seniman bambu Indonesia maupun menjadi agenda sirkuit festival kebudayaan dunia serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap bambu dalam kesenian, kebudayaan dan lingkungan hidup.

“Seperti yang diketahui bambu sangat populer dan bahkan sudah ditetapkan sebagai bahan baku alat musik seperti Angklung yang oleh UNESCO dijadikan Warisan Budaya tak Benda dunia dari Indonesia. Perlu kiranya di Indonesia pula ada tujuan wisata bambu yang bertujuan menarik kunjungan wisatawan,” tambahnya.

Festival Bambu Nusantara 2015 akan dimeriahkan oleh pertunjukan musik tradisional seperti Gamolan, The Bamboo Big Band, Gamelan Awi Wanaselaras, Awi Sampurasun, Bamboosa, Sendratasik SKIP Metro, dan beberapa pertunjukan kesenian lain hingga hiburan oleh artis ibukota.

Tak hanya itu, wisatawan juga bisa melihat beragam pameran produk dari bambu. Ada juga pameran pernak-pernik dan perhiasan dari bambu, serta bazar kuliner.

Lokasi festival yakni Kabupaten Pringsewu juga terletak dekat dengan Kota Bandar Lampung. Waktu tempuhnya sekitar 25 menit naik kendaraan dari bandara di Lampung. Festival hari pertama digelar mulai pukul 15.00-22.00 WIB, sementara hari kedua digelar mulai pukul 19.00-22.50 WIB.

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.