Libur Akhir Tahun, Maskapai Bersiap Raup Untung

libur akhir tahunJakarta (Paradiso) – Musim libur akhir tahun akan tiba, hal itu membuat maskapai penerbangan bersiap meraup untung di penghujung desember ini. Para pebisnis penerbangan optimistis akan lonjakan penumpang di musim libur akhir tahun ini.

Data Kementerian Perhubungan (Kemhub), jumlah penumpang angkutan udara pada liburan akhir tahun ini akan bertambah sekitar 5,85% dari tahun lalu. Artinya dari 3,52 juta penumpang tahun lalu, akan menjadi 3,72 juta penumpang pada tahun ini.

Menurut Benny Siga Butarbutar, Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia mengatakan Citilink Indonesia bahkan sudah mulai merasakan suasana libur akhir tahun ini. Jelang akhir tahun, tiket pesawat sudah ludes untuk sejumlah rute. Mulai 19 Desember 2014 hingga 10 Januari 2015, Citilink menambah frekuensi penerbangan dengan rute Jakarta ke Medan, Denpasar dan Yogyakarta. Rute Jakarta–Medan yang semula dua kali sehari menjadi tiga kali sehari. Lantas Jakarta–Denpasar dari empat kali sehari langsung bertambah tujuh kali sehari.

“Sedang rute Jakarta–Yogyakarta ada tambahan satu kali penerbangan. “Untuk penerbangan normal sudah habis. Saat ini, kami tambah dan bisa tambah lagi. Saya memprediksi jumlah penumpang Citilink di periode high season kali ini lebih banyak dari tahun lalu. Karenanya, manajemen optimistis target menerbangkan 8,2 juta penumpang tahun ini bisa tercapai,” ujarnya.

Sementara PT Indonesia AirAsia juga bersiap meraup limpahan rezeki penumpang di akhir tahun ini. Berbekal pesawat Airbus 320 berkapasitas 180 orang, anak usaha AirAsia Berhad ini akan menambah masing-masing satu frekuensi penerbangan di rute Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Medan dan Jakarta–Denpasar.

Menurut Andy Adrian, Direktur Marketing PT Indonesia Air Asia memperkirakan, selama liburan akhir tahun 2014 hingga tahun baru nanti, jumlah penumpang Indonesia AirAsia bisa melonjak hingga 30% dari hari-hari biasa. Angka ini sama dengan lonjakan seperti tahun lalu.

Begitu pula dengan Garuda Indonesia yang juga menambah frekuensi penerbangan. Tak sebatas destinasi dalam negeri, seperti Denpasar, Medan dan Manado, tapi juga penerbangan ke luar negeri, yakni Singapura, Sydney, Perth, dan Bangkok serta Jeddah lantaran ada musim umrah. Kalau ditotal, kami menambah 10.000 kursi.

Tak mau kalah, Sriwijaya Air juga menambah satu frekuensi penerbangan per hari di sembilan rute yang jadi andalan maskapai ini. Misalnya di rute Jakarta–Malang, Jakarta–Solo, Jakarta–Medan, Makassar–Manokwari, Makassar–Sorong, Makassar–Kendari dan Makassar–Surabaya.

“Rute yang kami tambah adalah yang leader dengan load factor rata-rata 87%,” kata Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communications PT Sriwijaya Air.

Ditambahkannya, dengan adanya tambahan penerbangan, maskapai ini berharap jumlah penumpang bisa meningkat 5% sampai 10% dari hari-hari biasanya. Agus memprediksi tambahan penumpang ini bisa membuat target Sriwijaya mengangkut 10 juta penumpang di akhir 2014 bisa tercapai. Adapun sang induk, Nam Air juga menyiapkan menambah frekuensi penerbangan untuk rute Surabaya–Denpasar dan rute Yogyakarta–Pontianak. (*)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.