Malang Go Digital Lewat Mobile Aplikasi “Malang Menyapa”

MALANG (Paradiso) – Pemerintah Kota Malang mengembangkan aplikasi berbasis Android bernama “Malang Menyapa” untuk memperkenalkan destinasi wisata Malang. Aplikasi pariwisata ini sudah bisa diunduh secara gratis di Google Play Store.

“Aplikasi pariwisata berbasis Android ini untuk memudahkan pelaku pariwisata ataupun wisatawannya sendiri. Saat ini terus dikembangkan sampai sesempurna mungkin. Walaupun masih ada sedikit kendala pada aplikasi ini,” ujar Kasi Pemasaran Pariwisata, Disparbud Kota Malang Agung H B saat acara Sosialisasi Promosi Pariwisata Mancanegara pada Media Nasional di Harris Hotel & Convention Malang pada Jumat (10/11).

Agung menyebut pihaknya terus berinovasi sehingga tahun 2018 aplikasi ini, bisa digunakan di IOS. Serta menggunakan Bahasa Inggris dan juga Belanda.

“Sudah ada 300 pelaku bisnis pariwisata yang ada didalam aplikasi ini. Wisatawan tinggal klik, nanti akan muncul produk serta lokasinya juga,” ujar Agung.

Malang, lanjut Agung, yang memiliki 10 Destinasi Prioritas Pariwisata yaitu Bromo Tengger Semeru (BTS) Berharap mobile aplikasi ini, mampu meningkatkan jumlah wisman secara signifikan.

“Ini akan memudahkan wisatawan yang berkunjung ke BTS. Serta ke berbagai jenis wisata di Malang seperti wisata kuliner yang unik, Malang night market, wisata kampung tematik, serta walking tour heritage yang ada di Kota Malang” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana menambahkan, pihaknya sangat terkejut mendengar adanya mobile aplikasi “Malang Menyapa”.

Pria yang akrab disapa Prof Pit menyebut, jika aplikasi ini merupakan salah satu inovasi yang akan membuat menarik wisman untuk datang. Semua wisatawan pasti membutuhkan buku panduan, tetapi tidak harus printed. Mobile aplikasi lebih memudahkan jika dibandingkan oleh printed, tinggal download dan buka aplikasinya.

“Tetapi aplikasi ini harus reliable dan update, sehingga bisa berguna untuk wisatawan baik itu domestik ataupun mancanegara” ujarnya.

Dari data Jumlah kunjungan wisatawan dari Januari – September 2017 jumlah wisman yang datang ke Indonesia sebanyak 10.458.299 meningkat 25.05% dari tahun 2016.

“Walaupun kita mengalami sedikit gangguan alam di Bali, yaitu erupsi yang terjadi di Gunung Agung mengakibatkan 66 ribu kamar yang sudah dibooked ditunda, bukan di cancel. Tetapi menurut data yang saya dapat sampai September 2017 jumlah wisman yang masuk ke Indonesia tetap meningkat dari tahun 2016 lalu, kita tetap optimis akan menembus angka 15 juta pada tahun ini” terangnya. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.