Marwan Jafar: Desa Wisata Dongkrak Ekonomi Pedesaan

Jakarta (Paradiso) – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan desa wisata dapat mendongkrak perekonomian di wilayah tersebut.

“Setiap desa didorong untuk menggali dan mengembangkan potensi wisatanya masing-masing seperti keindahan alam yang dimiliki, keragaman budaya serta tatanan kehidupan masyarakatnya. Pengembangan desa wisata merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan desa,” ujarnya.

Dikatakan, dana desa yang berasal dari bantuan pusat maupun daerah dapat didayagunakan untuk membiayai pengembangan desa wisata, membenahi objek wisata atau melakukan promosi wisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, yang penting semuanya diputuskan melalui musyawarah desa.

“Kegiatan ekonomi di desa akan meningkat dengan kedatangan para wisatawan. Wisatawan butuh makan minum, oleh-oleh, souvenir, penginapan, pemandu wisata, transportasi, atraksi, dan kebutuhan wisata lainnya. Peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat pun otomatis terbuka,” katanya.

Ditambahkannya, mereka dapat membuka usaha kuliner, homestay, industri kerajinan rakyat, jasa pemandu, jasa antar jemput, industri pakaian lokal, jasa atraksi wisata, juga menggerakkan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan sebagainya.

“Dampak positif lainnya, masyarakat desa tidak tertarik lagi pergi ke kota untuk mencari pekerjaan, karena berbagai peluang kerja dan kesempatan usaha makin terbuka lebar di desa seiring dengan berkembangnya kegiatan wisata di sana. Hal ini tentunya dapat mengurangi pengangguran,mengurangi urbanisasi, juga dapat menciptakan pemerataan pendapatan yang lebih baik di tingkat masyarakat, sehingga secara nyata akan mempersempit jurang kesenjangan antar kelompok maupun antar-kawasan,” ungkapnya.

Dijelaskannya kembali, selain itu, melalui pengembangan desa wisata diharapkan terbangun kesadaran masyarakat akan potensi alam dan warisan budaya yang dimiliki, kesadaran untuk hidup sehat dan bersih, serta meningkatnya kecintaan masyarakat terhadap desanya.

“Yang penting masyarakat mampu menjaga kelestarian lingkungan, keanekaragaman hayati yang ada di desanya, tetap mempertahankan norma dan adat budaya setempat, serta mengedepankan kearifan lokal dalam kegiatan wisata di desanya,” kata Marwan. (*/ant)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.