Mekarsari Kembali Buka dengan Sistem Pembayaran RFID

Ucapan selamat datang dengan bahasa dari berbagai negara di pintu masuk Mekarsari.
Ucapan selamat datang dengan bahasa dari berbagai negara di pintu masuk Mekarsari.

Jakarta (Paradiso) – Setelah tidak beroperasi sejak Agustus 2013 lalu, kini Taman Buah Mekarsari  hadir dengan sistem pelayanan dan beberapa fasilitas baru.

“Tidak ada penambahan lahan pada renovasi ini. Tetap menggunakan lahan yang lama, hanya pembaruan,” ujar Retno Dwihastuti, General Manager Taman Buah Mekarsari pada soft opening Mekarsari di The Pongo Show, Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Sabtu (15/2/14).

Retno mengatakan, “Dari sisi logo kami kini lebih berwarna karena menampilkan ‘mejikuhibiniu’ atau warna pelangi yang lebih eye catching. Kedua, kami akan memaksimalkan lahan sebesar 264 hektar ini dengan sistem yang lebih terintergrasi, lalu yang ketiga, kami menggunakan RFID yang bisa terkontrol dari manajemen”.

Menurut Retno ada beberapa paket wisata terbaru yang ditawarkan Mekarsari, di antaranya paket go green, give me five, fun with science, come out n’ play, adventure package, dan wedding event. Selain itu, Mekarsari juga akan membuka wahana baru seperti Hutan Misteri, Rumah Semut, dan Little Farmer.

Selain mengadakan berbagai kegiatan lomba pada soft opening, Mekarsari juga membuka beberapa wahana yang dapat dinikmati oleh pengunjung seperti wahana Kereta Keliling, The Pongo Show, Kid’s Fun Valley, Wisata Air, Wisata Berkuda, Wisata Sepeda, Rumah Pohon, D’Cabin, dan Outbound.

” Saat ini jumlah koleksi tanaman di Mekarsari mencapai 1.470 varietas dan memiliki lebih dari 100.000 pohon. Namun yang perlu diingat, kami tetap sebagai tempat wisata yang mencanangkan konservasi, reboisasi, edukasi, dan rekreasi dalam setiap aspek kegiatan yang diadakan, serta sebagai tempat wisata yang perduli akan masyarakat yang sehat, peduli lingkungan, dan moderen,” jelas Retno.

Sistem “RFID”

Sebagai sistem identifikasi dan pembayaran, Taman Buah Mekarsari menggunakan sistem baru, yakni RFID (Radio Frequency Identification).  Merupakan sistem pembayaran yang menggunakan sebuah gelang berisi sejumlah saldo. “Setiap memasuki wahana atau belanja merchant, tinggal tap lalu saldo berkurang. Berlaku satu tahun,” tambah Retno.

RFID dimekarsari berbentuk gelang sporty yang didalamnya terdapat data kapan pengunjung membeli dan masa berlaku gelang tersebut. Gelang ini bisa di top up dengan nominal tertentu.

Saat memasuki gerbang Mekarsari, pengunjung harus membeli gelang yang juga berlaku sebagai tiket masuk dengan harga Rp25.000 Dengan jumlah saldo yang sama pengunjung bisa menikmati berbagai wahana di Mekarsari yang berkisar dari Rp10.000 hingga Rp25.000.

“Artinya ketika saldo di gelang tersebut habis dan pengunjung ingin mengulangi lagi diwahana tersebut, bisa mengisi ulang saldonya agar bisa menikmatinya lagi,” jelas Retno.

Melalui perbaikan sistem dan fasilitas ini, Mekarsari mematok target satu juta pengunjung untuk tahun ini. Pada 2012 lalu, Mekarsari dikunjungi sebanyak 350 ribu pengunjung. (evi)

Facebook Comments

Leave a Reply

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.