Mencoba Nasi Kuning “Ijay” Kota Samarinda

nasi kininhJakarta (Paradiso) – Sebanyak 41 persen dari penduduk Kota Samarinda berasal dari Pulau Jawa, tak heran kalau sejumlah tempat makan yang ditemui di kota ini menyajikan menu seperti, bakso, Soto Lamongan, dan Nasi Kuning.

“Di Samarinda, nasi kuning juga sudah menjadi tradisi. Biasanya nasi kuning dijadikan menu sarapan atau ketika ada syukuran, tapi kini berubah menjadi menu yang disantap pada malam hari selepas Isya hingga menjelang subuh,” ujar Puji Setyowati, istri Walikota Samarinda kepada Paradiso.co.id.

Nasi Kuning menjadi makanan khas Kota Samarinda selain tentunya ikan patin yang menjadi makanan khas. Setelah menyaksikan penutupan Festival Mahakam 2014, kami menelusuri Kawasan Wisata Kuliner, Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, yang menjual nasi kuning.

Tepat pukul 21.00 WIB sampai di Kawasan Wisata Kuliner tersebut. Dari sekian banyak penjaja nasi kuning di sepanjang Jalan Lambung Mangkurat, Nasi Kuning “Ijay” yang tampak ramai pengunjung menjadi pilihan. Kedai Ijay memiliki dua etalase yang menyajikan menu lauk pauk .

Berbeda dengan nasi kuning tumpengan yang bisa dimakan pada umumnya menggunakan bahan campuran abon, telur dadar, orak arik tempe, kacang tanah, bawang merah goreng, ayam goreng dan lain sebagainya, nasi kuning di Samarinda bisa memilih lauk pauk yang disajikan.

Menu nasi kuning ini dipadu dengan lauk pauk yang dapat dipilih sendiri mulai dari telur balado, ati ampela sambal goreng, usus ayam, daging, ayam goreng, tumis kikil, ikan gabus balado, dan lain sebagainya.

Setelah nasi kuning diberikan pemilik kedai memberikan selembar kupon harga yang harus dibayar di kasir. Harga yang ditawarkan setiap porsi nasi kuning beserta lauk pauknya bervariasi mulai dari Rp6.000 hingga Rp19.000 tergantung lauk yang dipilih.

Nasi kuning dengan lauk ikan haruan/gabus balado menjadi menu pilihan yang paling banyak diminati, namun karena rasa pedasnya yang kurang, bisa ditambahkan sambal yang tersedia di meja.

“Nasi kuning Ijay tidak hanya terkenal di Kota Samarinda, tapi hingga luar Kalimantan Timur. Banyak wisatawan local maupun mancanegara makan di sini, bahkan juga artis Syaiful Jamil juga pernah makan disini,” ungkap juru parkir, Kimon.

Meski kedai sederhana dengan panjang kira-kira 10 meter di depan toko ini sederhana, namun pengunjung yang datang tampak berdatangan dan rela menunggu pemilik nasi kuning ijay melayani satu persatu pengunjungnya. (evi)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.