Mengejar Pasar Asia Pacific, Lobi Connectivity

Jakarta (Paradiso) – Peta pariwisata Asia Pacific bergeser. Turis asal Negeri Tembok Raksasa China membludak ke Korea dan meluber ke negara yang posisi geografisnya di lebih ke selatan, seperti Hongkong, Macau, sampai Thailand. Karena itu, pertumbuhan turis mancanegara dengan originasi Tiongkok di kawasan Pacific ini sangat besar. “Kita harus menjaring di kolam penuh iklan, kita harus memancing turis di tempat dimana mereka sudah berwisata, di lokasi favouritnya,” jelas Arief Yahya Menteri Pariwisata RI di Jakarta, Senin (14/12/2015).

Untuk merebut pasar China, lanjut Arief Yahya, branding Wonderful Indonesia digeber habis di 7 Channel CCTV, Media Online di China News Service, social media di China WeChat Weipo dan Baidu. Minggu lalu juga sedang menggelar Wonderful Indonesia goes to Campus, dan dimulai dari Shanghai. “Connectivity dari dan menuju banyak kota di China juga terus kami upayakan. Banyak kota sudah bisa direct flight ke Bali dan Jakarta,” tutur Arief Yahya.

Korea Selatan juga digarap serius. Negeri Ginseng yang besar di Seoul, Busan dan Jeju Island itu economy creative value-nya lebih saat ini sudah lebih besar daripada manufacturing value-nya. Di Seoul, Busan, Jeju Islan, sudah kami branding dengan Wonderful Indonesia. Di Indonesia sendiri sudah ada lebih dari 5.000 restoran Korea, sehingga memudahkan orang Korea ke Indonesia, tidak kesulitan mencari makan.

Di Jepang, lanjut Arief Yahya, Japan Travel Mart 2015 Wonderful Indonesia tampil cukup atraktif. Termasuk Pembukaan Perdana Visa Free, Jepang mengirim 1000 wisatawan termasuk pengusaha yang hendak berinvestasi ke Indonesia. Mereka disambut Presiden Jokowi dan menjadi momentum untuk lebih banyak orang yang datang ke Indonesia. “Tahun 2016 kami masih akan garap Jepang, karena tahun lalu Negeri Matahari Terbit itu masuk ke peringkat 5, setelah Singapore, Malaysia, Tiongkok, dan Australia,” jelasnya.

Promosi model Digital Board Replacement (DBR), seperti pertandingan bergengsi di La Liga Spanyol 2016, juga tetap dicoba, sambil dievaluasi dampaknya di Asia Pacific dan ASEAN. Penggemar La Liga, Real Madrid dan Barcelona lebih dari 170 juta di wilayah ini.

Soal connectivity, lanjut Arief yahya, pihaknya juga bekerjasama dengan Konsursium 10 Travel Agent, Garuda Indonesia, dan Silk Air. Mereka itu mempromosikan paket pariwisata dengan destinasi Indonesia. “Dengan begitu harga bundling itu bisa lebih murah dan mudah dibeli orang orang asing,” ungkap dia yang juga akan disampaikan Menpar Arief Yahya dalam program 8-11 di Metro TV, 14 Desember 2015 mendatang.

Presiden Jokowi sendiri sempat hadir dalam KTT ASEAN plus Three, termasuk China, Jepang, Korea itu. Menurutnya pasar ASEAN Plus Three itu semakin potensial. Karena itu di setiap travel maret 2015 yang besar, Wonderful Indonesia selalu hadir termasuk di India, PATA Mart 2015 di Bangelore. China, karena pasar terbesar dunia, 100 juta outbond, menjadi rebutan semua negara, karena itu Wonderful Indonesia tampil di CTM Kunming, pameran di Shanghai, Beijing, Guangzhou, dan lainnya. Kami juga membagun Jalur Laksamana Cheng-Ho, dari Aceh, Batam, Belitung, Palembang, Jakarta, Cirebon, Semarang, Tuban, Surabaya, Bali. (*/bowo)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.