Menpar Apresiasi Upaya Airnav Indonesia Tingkatkan Kapasitas Penerbangan

TANGERANG (Paradiso) – Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya, mengapresiasi peningkatan kapasitas slot penerbangan yang dilakukan oleh Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia. Apresiasi disampaikan oleh salah satu Menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo ini pada kunjungan kerja ke Kantor Pusat AirNav Indonesia di Tangerang, Jumat, (7/4).

“Kami berterima kasih kepada AirNav Indonesia yang telah siap meningkatkan kapasitas slot penerbangan di Denpasar. Sebelumnya 25 pergerakan per jam kami minta ditambah 2, AirNav langsung eksekusi dan sekarang sudah 27, bahkan tadi Direktur Utama menyatakan akan meningkatkan sampai menjadi 30,” ujar Arief pada sambutannya. Namun, Arief berharap AirNav tidak berpuas diri dan harus terus meningkat. Untuk Denpasar, Arief menyarankan AirNav untuk melakukan benchmark ke Bandara Gatwick di Inggris.

“Di Gatwick juga satu runway, bisa 55 pergerakan. Nah ke depan, AirNav targetnya harus itu. Memang hal itu perlu koordinasi dengan Angkasa Pura dan Airlines, karena itu banyak pihak. Kalau intens ketemu, saya yakin pasti akan bisa,” tutur Arief. Menpar juga mendorong agar AirNav meningkatkan penggunaan IT. “Kalau penerbangan meningkat, maka pariwisata juga akan menigkat,” katanya.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto, menyampaikan dukungan penuh AirNav Indonesia terhadap pengembangan sektor pariwisata di Nusantara. “Denpasar saat ini memiliki 27 penerbangan, akhir tahun ini akan kami tingkatkan kapasitasnya menjadi 30 penerbangan sehingga tambahan devisa bagi negara dari sektor pariwisata tentunya juga akan meningkat,” papar Novie.

Selain di Denpasar, ada 15 bandara lain yang juga berperan mendorong peningkatan 10 destinasi pariwisata prioritas. Di 15 Cabang tersebut, AirNav Indonesia pada tahun ini akan mengimplementasikan sejumlah program senilai Rp. 337 miliar. Cabang tersebut adalah Cabang Utama JATSC, Cabang Madya Denpasar, Cabang Madya Surabaya, Cabang Madya Medan, Cabang Madya Yogyakarta, Cabang Pratama Halim, Cabang Pratama Lombok, Cabang Pratama Semarang, Cabang Pratama Solo, Cabang Pembantu Malang, Cabang Pembantu Labuan Bajo, Cabang Pembantu Tanjung Pandan, Unit Siborong-borong, Unit Wakatobi dan Unit Morotai.

Di 15 Cabang tersebut AirNav akan melakukan peningkatan pelayanan navigasi, pengadaan dan peremajaan berbagai peralatan navigasi penerbangan hingga prosedur penerbangan. “Selain itu juga akan dilakukan Pembangunan tower ATC baru di Denpasar, Semarang dan Silangit sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan navigasi penerbangan,” kata Novie.

Program lainnya adalah Implementasi dan optimalisasi aplikasi slot management berbasis daring (CHRONOS) akan dilakukan terutama di Bandara-bandara besar di Indonesia. Terkahir, beberapa lokasi yang layanannya berupa Aerodrome Flight Information Service (AFIS) akan dioptimalkan seperti di Wakatobi dan Morotai, serta ditingkatkan menjadi layanan Aerodrome Control Service (TWR), seperti di Labuan Bajo dan Tanjung Pandan. Seluruh program ini akan diimplementasikan secara bertahap pada tahu 2017 dan diharapkan dapat mendukung peningkatan wisatawan mancanegara ke lokasi-lokasi tersebut. (*)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.