NTT Kini Miliki Badan Promosi Pariwisata Daerah

Komodo ikon pariwisata NTT
Komodo ikon pariwisata NTT

Jakarta (Paradiso) – Dalam upaya optimalkan promosi pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT), Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Benny Litelnoni telah melantik Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi NTT, masa jabatan 2014-2019. Acara pelantikan pengurus BPPD berlangsung belum lama ini di Kupang.

Hadir dalam Acara pelantikan itu, Anggota DPRD NTT, Jhonatan Kana. Nyoman Kandia Wakil Ketua BPPI, Kepala Dinas Perindag NTT, Bruno Kupok, Kepala Dinas Pariwisata, Alexander Sena, Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang Melkianus Balle, beserta sejumlah undangan lainnya.

Menurut Wakil Gubernur mengatakan, Pembentukan BPPD merupakan langkah strategis membangun pariwisata di NTT. Tugas utama adalah mengangkat citra pariwisata di NTT serta diharapkan badan mampu bekerja dengan baik untuk mendatangkan banyak wisatawan datang berkunjung ke NTT, baik wisatawan manca negara maupun lokal.

“Tekad menjadikan NTT sebagai provonsi tujuan wisata tahun 2018, BPPD diharapkan dapat bekerja keras untuk mewujutkan niat pemerintah,” ujarnya.

Sementara Ketua BPPD NTT, Juvenile Djojana dalam sambutanya mengatakan, tekad mewujutkan NTT Provinsi Pariwisata Tahun 2014 lewat pembagunan pariwisata diantaranya, industri pariwisata, Destinansi, pemasaran. Ada kawasan nasional seperti pulau komodo, Danau Kelimutu, Pasola di Kabupaten Sumba Barat, Taman laut di Kabupaten Alor dan Pantai Nemrala Kabupaten Rote Ndao.

“Kata kunci untuk pariwisata adalah promosi. Promosi yang baik dan terstruktur akan berdampak baik bagi pariwisata. Ada beberapa destinasi wisata di NTT yang tidak ada dibelahan dunia lain. Target jangka pendek adalah melakukan sosialisasi agar organisasi BPPF ini agar dikenal pelaku wisata di NTT. Selain itu, Akan menyiapkan program kerja minimum untuk 2015. Dan BPPD Akan belajar dari bali dan NTB,” katanya.

Dikatakan, saya mengakui bahwa mengembangkan pariwisata di NTT terdapat kelemahan soal belum memadai sarana infrastruktur, keterbatasan sarana tranportasi Udara, laut, darat. Kurangnya jangkauan promososi, kualitas SDM dan penyebaran masih rendah. Peran aktif pemda kabupaten Kota sangat diharapkan. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.