Panorama (PANR) Bukukan Penjualan Rp 5,2 Triliun Pada 2017

Jakarta (Paradiso) – PT Panorama Sentrawisata Tbk (IDX: PANR), perusahaan pariwisata terintegrasi di Indonesia, membukukan kinerja positif dalam laporan keuangan 2017 dan disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perseroan mencatatkan Laba Kotor sebesar Rp. 501 milyar, mengalami peningkatan sebesar 14% dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya.

Perseroan terus berkembang mengikuti pertumbuhan pariwisata Indonesia. Sepanjang tahun 2017 Perseroan telah melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan pendapatan melalui inovasi dan pengembangan usaha dalam kelima pillar bisnisnya. Perseroan melaporkan total penjualan senilai Rp. 5,2 trilyun, mengalami peningkatan sebesar 9% dibanding tahun sebelumnya.

Pada tahun 2017, Perseroan berhasil mencatat Laba Tahun Berjalan sebesar Rp 36 milyar, mengalami kenaikan signifikan dibanding tahun 2016. Pencapaian ini juga didukung dengan strategi Perseoran dalam melakukan beberapa tindakan corporasi berupa masuknya strategic investor international sehingga memberikan dampak peningkatan pendapatan non operasional yang diantaranya adalah penurunan beban bunga bersih pada tahun 2017 yang lalu.

Tahun ini Perseroan tidak membagikan dividen, dan akan menggunakan seluruh keuntungan yang didapatkan untuk memperkuat permodalan. Perseroan pada Mei 2018 juga menerbitkan medium term note (MTN) Rp 300 milyar untuk memperoleh tambahan pendanaan yang akan digunakan untuk melunasi sebagian utang obligasi yang akan jatuh tempo.

Perseroan juga terus mengembangkan usahanya untuk menjadi pemain regional dan global kedepannya. Di awal 2017 Perseroan melalui Pilar Travel & Leisure bersinergi dengan JTB Corporation, sebuah perusahaan travel terkemuka di Jepang dan di Asia Pasifik, untuk memberikan nilai tambah kepada pasar Indonesia. Di tahun yang sama Pilar Inbound pun berhasil mengembangkan pasar regional dan memperluas jaringan operasional di ASEAN; beberapa negara dalam tahap penjajakan anara lain Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Strategi go-regional ini diyakini akan memberikan dampak pertumbuhan yang signifikan pada tahun-tahun mendatang.

“Melalui ekspansi di Pilar Inbound, Perseroan terus mengembangkan bisnisnya sebagai pemain regional” Ungkap Budi Tirtawisata, Direktur Utama PT Panorama Sentrawisata Tbk. “Perseroan melihat potensi yang besar di ASEAN dengan pertumbuhan positif sektor pariwisata dan ekonomi di negara-negara anggota ASEAN,“ lanjutnya.

Pariwisata Indonesia sendiri terus mengalami pertumbuhan yang signifikan dengan mencatatkan peningkatan kedatangan wisman sebesar 22% pada tahun 2017 (Kemenpar). Dengan dukungan Pemerintah, Perseroan sangat optimistis dalam gerak industri pariwisata kedepan dan menargetkan pertumbuhan sebesar 20% untuk tahun 2018. Perseroan akan terus mengembangkan produk pariwisata dengan cermat membaca peluang pasar. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.