Pariwisata Selandia Baru Melejit Berkat Film The Hobbit

Film The HobbitJakarta (Paradiso) – Pemerintah Selandia Baru berusaha mengenjot sektor pariwisata dengan mengandalkan ketenaran trilogi film The Hobbit. Pada 13 Desember, film yang diambil dari buku fiksi karya JRR Tolkien meluncurkan sekuel kedua berjudul The Hobbit: The Desolation of Smaug.

Promosi itu bukan tanpa alasan. Sebab sebagian besar lokasi syuting The Hobbit: The Desolation of Smaug digelar di Selandia Baru.

“Film ini sekaligus kampanye bagi Selandia Baru untuk menunjukkan luar biasanya keberagaman geografis kami. Misalnya bagian utara dan selatan Selandia Baru yang keadaan geografisnya paling mirip dengan middle-earth,” ujar Duta Besar Selandia Baru David Taylor di Jakarta.

David menambahkan, berkat film yang mengangkat petualangan para hobbit, Selandia Baru mengalami peningkatan kunjungan turis sebesar 10,5%. Sebagian besar turis tertarik berkunjung karena film The Hobbit.

Data International Visitor Survey menunjukkan 8,5% dari seluruh pengunjung internasional yang disurvei Januari–Maret 2013 menyebutkan The Hobbit adalah salah satu alasan berkunjung ke Selandia Baru. “Bisa dibilang berkat The Hobbit, strategi pemasaran kami berhasil,” ujar David.

Sejak film Lord of The Ring dirilis 2001, Selandia Baru kerap diidentikkan sebagai kampung halaman middle earth. Dataran keemasan, pegunungan yang menjulang, hutan lebat bersanding dengan gletser purba serta lembah yang menawan, kata David, adalah identitas Selandia Baru yang tak akan ditemukan di negara lain. “Anda bisa mengunjungi lokasi luar biasa di film The Hobbit dan The Lord of the Ring dalam perjalanan wisata Hobbiton Movie Set,” katanya.

The Hobbit: The Desolation of Smaug berkisah tentang petualangan 13 hobbit merebut kembali kerajaan mereka yang dikuasai oleh Smaug, sang naga. Usaha yang tak mudah, sebab banyak rintangan dari musuh-musuh mereka, termasuk pasukan bengis Orc. (*)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.