Pemerintah Anggarkan Rp 5 M Jadikan Danau Toba Kawasan Geopark

Danau TobaMedan (Paradiso) – Demi mendukung Danau Toba sebagai kawasan Geopark (Taman Bumi), Kementerian Pariwisata telah menganggarkan dana sebesar Rp 5 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan etalase Geopark yang dipusatkan di Kabupaten Samosir.

“Banyak perbaikan yang dilakukan guna mendukung Danau Toba menjadi lokasi Geopark. Oleh karena itu, rencananya, akan dibangun etalase untuk menjelaskan tentang Geopark dan warisan budaya yang ada di Kabupaten Samosir. Pemerintah tahun ini telah menganggarkan Rp 5 miliar,” tegas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu usai penandatanganan Prasasti Visit Samosir Year 2014-2015 di Tanjung Morawa, Kamis (27/3).

Nantinya, sambung Mari, kegiatan apa pun yang dilakukan di Geopark, harus ada konservasi serta harus bertanggung jawab. Untuk itu, akan dilakukan pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat agar bertindak sesuai dengan Geopark.

Di kesempatan itu, Mari juga mengungkapkan bahwa saat ini industri kreatif di Samosir sudah berkembang baik, di antaranya pengembangan modifikasi salah satu warisan budaya, kain ulos menjadi pakaian. Namun, agar produk kreatif lokal bernilai jual, dibutuhkan sentuhan desainer yang mengerti mode.

Pengembangan ekonomi kreatif sangat perlu untuk mendukung Visit Samosir Year 2014-2015. Dengan pengembangan produk lokal dari masyarakat, menunjukkan kreativitas sehingga dapat mengembangkan pendapatan menjadi souvenir bernilai jual.

“Yang dapat dikembangkan, kain ulos, ukiran dan kerambah. Untuk itu, harus ada upaya untuk menggunakan sebisa mungkin bahan lokal dalam modifikasi,” katanya.

Menurut Mari, Samosir sebagai “Negeri Indah Kepingan Surga”, juga diharapkan dapat menghadirkan kuliner daerah yang memikat. Karena berdasarkan survei, banyak wisatawan datang untuk menikmati kuliner setempat. “Ini PR (pekerjaan rumah) untuk semua stakeholder dalam mengisi Visit Samosir Year,” ujarnya .

Visit atau kunjungan, biasanya dihadirkan untuk menggalang semua kekuatan, dalam mendorong pariwisata. Semoga pembangunan jalan yang sedang dilakukan bisa mendukung aksesibilitas ke objek pariwisata. “Kalau itu bisa teratasi maka target wisata akan cepat tercapai,” jelasnya.

Sebab, daya tarik sudah ada, yakni Danau Toba dengan keindahan alamnya, harus ada kegiatan yang bisa dilakukan. Infrastruktur, sumber daya manusia, daya tarik wisata, serta objek wisata harus diperbaiki sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang akan berkunjung ke Sumatera Utara (Sumut).

Bupati Samosir Mangindar Simbolon mengungkapkan wilayahnya diharapkan dapat menjadi ikon pariwisata mendunia. Untuk itu, kini pemerintah daerah sedang berbenah untuk mewujudkan target ini. Diharapkan, semua stakeholder dan masyarakat mendukung industri pariwisata.

“Dukungan pihak ketiga sangat diharapkan. Kini pun hotel terus berkembang, dan kita juga akan mendirikan akademi pariwisata di Samosir tahun depan untuk mendukung kepariwisataan di daerah Samosir,” tuturnya.

Melalui Visit Samosir Year, imbuh Mangindar, diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan berkunjung, dari sekitar 200 ribu per bulan dapat meningkat menjadi 360 ribu per bulan. “Saat ini, memang jumlah wisatawan yang datang 65 persen, wisatawan lokal atau nusantara. Ke depan, kami akan terus berpromosi mengundang wisman datang,” tukasnya.

Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sumut Solahuddin Nasution yang turut hadir mengungkapkan agar jumlah kunjungan wisman meningkat, promosi ke luar negeri harus gencar dilakukan. Karenanya, Samosir harus mengikuti event keluar negeri dengan memanfaatkan bantuan dari Kementerian Pariwisata.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Dinas Pariwisata Provinsi bisa memanfaatkan momentum ini untuk memperlihatkan peran koordinatifnya. Mereka diharapkan berkoordinasi dengan daerah untuk berpromosi bersama tentu itu memiliki jangkauan lebih besar sehingga hasilnya juga lebih besar. Harapan kita jangan kerja sendiri-sendiri.

“Koordinasi ini perlu dilakukan karena Samosir tidak akan bisa jadi single destination (satu-satunya tujuan), karena tak ada direct flight (penerbangan langsung) dari luar negeri ke Pulau Samosir. Promosi ini pun tidak bisa hanya dilakukan sekali saja. Harus rutin sekaligus mencari pasar baru,” paparnya. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.