Pengusaha Pariwisata Disarankan Segera Urus TDUP

Jakarta (Paradiso) – Kementerian Pariwisata ultimatum ribuan usaha pariwisata untuk segera mengurus TDUP. Terlebih saat ini instansi pemerintah tersebut telah membuka layanan on line untuk pengurusan adminsitrasi itu.

“Kita sudah buka layanan pengurusan TDUP melalui sistem online. Jadi pelaku usaha pariwisata tidak perlu direpotkan datang ke kantor-kantor kami untuk mengurusnya,” ujar Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman saat sosialisasi TDUP di  Jakarta, Sabtu (5/12/2015).

TDUP menurut Dadang sangat dibutuhkan sebagai legalisasi usaha dibidang pariwisata. Dengan TDUP pula, pemerintah lebih mudah melakukan pendataan dan pembinaan termasuk pengawasan terhadap pelaku usaha pariwisata.

Dalam hal pengurusan perizinan, diakui Dadang Kementerian Pariwisata telah melakukan pelimpahan wewenang kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terkait dengan pemberian izin usaha di Bidang Kebudayaan dan Pariwisata dalam rangka Penanaman Modal.

Dan saat ini Pemerintah juga menerbitkan Adanya PeraturanPresiden No.97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk menyatukan proses pengelolaan pelayanan baik yang bersifat pelayanan Perizinan dan Nonperizinan.

Tetapi dengan sistem online dalam hal kepengurusan TDUP, diharapkan investor usaha pariwisata akan terus meningkat tajam. “Untuk lebih meningkatkan kemudahan investor dalam berinvestasi di Indonesia, tentu perlu dilakukan perubahan-perubahan rezim perizinan termasuk kemudahan dalam hal mendapatkannya,” lanjutnya.

Berdasarkan data dari The Travel and Tourism Competitiveness Index tahun 2015 yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF), daya saing pariwisata Indonesia berada di peringkat 50 dari 141 negara, atau naik 20 peringkat dari tahun 2013 yang berada di peringkat 70. Sementara capaian realisasi investasi pariwisata kuartal ketiga tahun 2015 mencapai angka US$ 379 Juta. Angka ini jauh lebih tinggi dari pada kuartal ketiga tahun 2014 yang hanya mencapai angka US$ 92.71 juta.

Diharapkan angka ini akan terus meningkat hingga kuartal terakhir tahun ini. Nilai realisasi PMA kuartal ketiga tahun 2015 meningkat 228.66% dari nilai realisasi investasi pariwisata kuartal ketiga tahun 2014.

Nilai realisasi PMDN kuartal ketiga tahun 2015 meningkat sangat signifikan dibandingkan pada kuartal ketiga tahun 2014, yaitu dari US$18.02 juta menjadi US$133.53 juta.Persentase realisasi investasi di bidang pariwisata Q3 2015 terhadap realisasi investasi nasional sebesar 3.38 persen. (*/bowo)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.