Potensi Pegunungan Sebagai Aset Wisata

Bromo
Bromo

Jakarta (Paradiso) – Kawasan pegunungan sebagai daerah yang subur dapat menarik minat wisatawan untuk dikunjungi. Apalagi, bisa dipakai untuk tanaman hortikultura, tanaman perkebunan dan ternak sapi perah serta beberapa produk pertanian bernilai tinggi lainnya.

Bagi wisatawan pegunungan baik dikunjungi karena kualitas udara yang mendukung kesehatan serta keindahan panoramanya.

Hal tersebut dijelaskan Harry Waluyo Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Media  dan IPTEK, Kemenparekraf. Menurut dia, berbagai dampak positif terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat pegunungan ini telah mendorong dibukanya beberapa kawasan sebagai destinasi wisata. Sehingga timbulnya beragam produk kreatif yang dihasilkan oleh masyarakat lokal.

“Contoh positif dapat dilihat dari kegiatan pariwisata Gunung Bromo di Jawa Timur, Gunung Rinjani di Lombok, juga Gunung Merapi di Yogyakarta,” kata Harry Waluyo.

Menurut dia, mengingat jumlah dan ketersebaran gunung serta pegunungan yang banyak di Indonesia, tempat tersebut dapat menjadi salah satu penunjang devisa negara dan yang terpenting sebagai penambah kesejahteraan masyarakatnya,” tandasnya.

Harry menambahkan, Indonesia berada dalam posisi ring of fire yang memiliki gunung, terutama gunung-gunung yang masih aktif dan berapi, yang masuk dalam kelas tertinggi jumlahnya di dunia. Meletusnya dua gunung utama di Indonesia pada masa lalu, yaitu Gunung Krakatau di Selat Sunda dan Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, telah mengubah kondisi iklim skala dunia. (*)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.