Rebut Total Hadiah Rp 200 Juta di Toraja Marathon 2016

JAKARTA (Paradiso) – Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulawesi Selatan siap menggelar lomba lari maraton pada 13 Agustus 2016 mendatang. Toraja Marathon 2016 adalah lomba lari maraton internasional pertama yang diadakan di Toraja, Sulawesi Selatan. Acara ini rencananya akan diikuti oleh seribu peserta yang terdiri dari kalangan atlet amatir dan profesional dengan total hadiah Rp 200 juta.

“Peserta yang sudah ada 75 persen dari luar Sulawesi. Target kita juga mendatangkan orang dari luar. Dari luar negeri juga ada 16 pelari dari Kenya, Malaysia, Singapura, Inggris, dan Zimbabwe,” kata  Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar, Raseno Arya saat jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (2/7/2016).

Kategori yang diperlombakan di Toraja Marathon 2016 adalah maraton jarak lima kilometer, sepuluh kilometer, 23 kilometer dan full marathon yakni 42 kilometer. Sedangkan untuk rute, para peserta akan melewati lintasan eksotis Tana Toraja seperti kampung adat berusia ratusan tahun, persawahan, pemakaman kuno, dan obyek wisata Suaya, Tanpang Allo, Bebo dan Kete Kesu.

“Pada tahun ’90an Toraja adalah tujuan wisata kedua setelah Bali. Setelah Bom Bali wisata di Toraja sempat turun. Sekarang kita tingkatkan kembali dengan Toraja Marathon. Masyarakat Toraja sudah sangat siap dan sangat terbiasa. Komunitas Toraja tidak diragukan untuk bergaul dengan masyarakat internasional,” kata Fredrick Batong dari Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia.

Untuk mengikuti Toraja Marathon 2016, peserta dipungut biaya pendaftaran Rp 150.000 untuk kategori lima kilometer, Rp 200.000 untuk kategori sepuluh kilometer, Rp 250.000 untuk kategori 23 kilometer, atau Rp 450.000 untuk kategori 42 kilometer. Biaya tersebut termasuk medali dan kaos jersey.

Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di Kantor Tribun Makassar dan Manado, Toko Bina Karya di Makale, Tana Toraja, dan UD Naga Mas di Kendari, Sulawesi Tenggara. Saat ini, pendaftaran secara online sudah ditutup.Khusus Toraja Run 2016, pihak panitia juga mempersiapkan tiga bus khusus untuk peserta menuju Toraja dari Makassar. Jadwal bus tersebut adalah pada Kamis, 11 Agustus 2016 pukul 12.00 dan 22.00 Wita, serta Jumat tanggal 12 Agustus 2016 pukul 12.00 Wita.

Transportasi menggunakan Mercedes Le Premiere yang dibanderol harga Rp 200.000 dengan waktu perjalanan sekitar enam sampai delapan jam dari Makassar. Jenis bus ini diklaim sebagai bus terbaik di Indonesia yang memiliki fasilitas eksekutif. Fasilitas lainnya yang ditawarkan adalah bus jemputan dari area parkir Bandara Hassanudin di Makassar.

Panitia Toraja Marathon membuat sejumlah syarat yang wajib dipatuhi pelari, syarat tersebut, yaitu:

. Wajib berusia minimal 18 tahun untuk kategori full marathon, 17 tahun untuk half marathon dan peserta marathon 5 kilometer dan 10 kilometer wajib berusia 12 tahun atau lebih.
. Penyelenggara berhak melakukan verifikasi usia peserta sebelum, pada saat, dan sesudah lomba.
. Bagi peserta di bawah 12 tahun harus menyertakan surat persetujuan orangtua.
. Penyelenggara berhak menutup pendaftaran jika kuota telah terpenuhi dan pendaftaran akan diproses setelah pendaftaran dilakukan.
. Hanya pemenang kategori full marathon, half marathon, 10 km dan 5 km yang berhak atas hadiah dan dikenakan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
. Penyelenggara berhak untuk membatasi dan menolak pendaftaran tanpa alasan.
. Biaya pendaftaran tidak dapat diminta kembali (non refundable).
. Panitia berhak untuk menolak pendaftar jika memberikan informasi salah, tidak melakukan pembayaran atau gagal memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam form pendaftaran.
. Jika lomba dibatalkan karena alasan di luar kekuasaan penyelenggara (termasuk hujan deras, petir atau bencana, demonstrasi), penyelenggara tidak akan mengembalikan biaya pendaftaran yang telah diterima dan penyelenggara tidak bertanggung jawab atau kewajiban apapun atas hal tersebut.
. Olah raga lari bukanlah merupakan olahraga yang tidak memiliki risiko dan karenanya masing-masing pelari wajib memastikan bahwa kondisi kesehatannya fit sebelum dan pada saat berpartisipasi dalam lomba.
. Masing-masing pelari bertanggung jawab atas kondisi kesehatannya masing-masing.
. Jika ada peserta yang cidera pada saat lomba, dalam keadaan tertentu sesuai dengan rekomendasi petugas kesehatan yang ditunjuk penyelenggara untuk mengawasi lomba, peserta tersebut dapat di rawat di rumah sakit yang ditunjuk penyelenggara dengan biaya perawatan tidak melebihi jumlah yang disepakati oleh penyelenggara dan rumah sakit tersebut.
. Pelaksana berhak untuk mendiskualifikasi peserta dan atau membatalkan hasil lomba sebagai akibat dari adanya pelanggaran atau tidak dipenuhinya ketentuan International Association of Athletics Federations (IAAF) atau PASI atau ketentuan lomba, dan penyelenggara tidak wajib mengembalikan biaya pendaftaran dalam hal tersebut.***

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.