Restoran Sagami Tawarkan Mie Sehat “Soba” 

Tangerang Selatan, Banten (Paradiso) – Soba merupakan salah satu makanan tradisional Jepang dan menjadi salah satu makanan sehari-hari yang dikonsumsi. Masyarakat Jepang memiliki budaya tradisional, yakni pada 31 Desember mengonsumsi soba yang disebut Toshikoshi-Soba. Soba diekspresikan sebagai makna dari umur panjang yang penuh kesehatan dan keberuntungn yang kekal.

Hampir seperti ramen, namun soba memiliki bentuk yang lebih tipis dan tekstur yang lembut. Untuk mengonsumsi makanan ini akan disajikan dengan kuah yang gurih dan segar.

sagami resto (1)Selain enak, soba juga mengandung bahan yang sangat baik dan bermanfaat untuk tubuh manusia karena dibuat dari sejenis gandum yang mengandung amino acid dan kaya dengan flavonoids.

Biji-bijian gandum jenis tersebut mengandung lebih banyak protein dan vitamin dibanding padi dan gandum yang umum dikenal menghasilkan terigu.

Selain itu buckwhea juga mengandung banyak mineral, magnesium, besi, zinc, tembaga, dan manganese. Tiap mangkok buckwheat mengandung lebih dari empat gram serat.

“Orang yang mengonsumsi soba berkala akan membantu menjaga dinding pembuluh darah, awet muda, dan mengontrol tekanan darah karena soba memiliki tingkat glukosa lebih rendah yang bermanfaat untuk menjaga diabetes,” ujar Presiden Sagami, Toshiyuki Kamada saat membuka restoran Sagami di AEON Mall, BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu (30/5/15).

Soba juga menurutnya dapat mengurangi kolesterol, bermanfaat sebagai anti-aging, dan baik untuk diet.

Bagi yang suka pedas di restoran yang telah buka pada 1970 di Nagoya dan memiliki total outlet 273 di seluruh dunia ini disediakan cabe rawit merah yang telah di potong-potong kecil.

Makan soba juga bisa dikombinasikan dengan makanan-makanan khas Jepang yang sudah tak asing lagi, seperti Ebi (Udang) Tempura, Chicken Tebasaki, Satmumaimo Tempura (ubi goreng tepung), Chicken Karaage, dll.

Pembukaan restoran Sagami di AEON Mall, BSD City, Tangerang Selatan - Banten.
Pembukaan restoran Sagami di AEON Mall, BSD City, Tangerang Selatan – Banten.

“Walau restoran kami tidak memakai label halal, namun semua bahan yang kami sajikan disini halal. Untuk kaldunya kami memakai soyu dan kecap asin Jepang,” ungkap Kamada yang suka dengan baju batik ini.

Sementara pada kesempatan yang sama Presiden Direktur PT Global Dharma Saranga Karya, M Hidayah Ismagrebu atau biasa disapa Regi Datau, mengatakan, “Dengan lahirnya Sagami di Indonesia, kami memperkenalkan menu otentik dari Jepang yaitu soba. Kerjasama grup kami dengan Sagami, yakni bisa meneruskan kerjasama dengan perusahaan Jepang”.

“Soba itu mie, kalau dengan culture Sagami kenalkan mie yang sehat untuk Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Regi, setelah ini masih ada 20 Restoran Sagami yang akan dibuka dengan fokus mengambil wilayah Jakarta Selatan dan Pusat.

Gelar “Sagami Soba Battle”

Selama acara peresmian, pelanggan dan publik berkesempatan untuk menyaksikan Final Sagami Soba Battle, sebuah kompetisi makan soba yang dimulai sejak tanggal 19 Mei hingga 28 Mei 2015 di Sagami Soba Plaza Senayan.

Ada 40 pelanggan yang berpartisipasi dalam kompetisi ini dan selama 10 hari telah terjaring empat pelanggan yang mampu melahap soba terbanyak.

Dalam masa penjaringan ini tercatat rekor terbanyak yaitu 15 mangkuk kosong. Mereka diundang kembali untuk menghadapi Soba Battle yang sebenarnya

Pemenang utama mendapat hadiah paket trip ke Jepang untuk dua orang, sedangkan pemenang kedua membawa pulang Panasonic TV 50 inch, dan ketiga mendapatkan Panasonic TV42 inch. Soba Battle berikutnya akan dimulai lagi segera setelah Lebaran. (evi)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.