Rotary District 3410 Sambangi Kota Medan dan Cimahi

MEDAN (Paradiso) – Rotary District 3410 terus menggelar kegiatan di berbagai daerah. Kali ini mereka menyambangi Kota Medan dan Cimahi.

Kegiatan yang digagas oleh tim Rotary D.3410 ini untuk kegiatan pengelola limbah anorganik menjawab tantangan kondisi persampahan yang ada di Indonesia serta memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat di kedua kota tersebut. Salah satu dari 6 fokus utama di Rotary Internasional yang menjadi konsen tim kami adalah “Economic and community development (pengembangan ekonomi dan masyarakat)”. Contohnya adalah kesejahteraan rumahtangga dan pelatihan untuk keterampilan masyarakat.

Kegiatan di Kota Medan
Rotary District 3410 berkolaborasi dengan Club yaitu PP. Budi dari RC.Medan Thamrin, PP. Endang Paminto dari RC.Bandung Kota Kembang dan Rita Isdiantini dari RC.Bandung Siliwangi, dan PP.Tanti Mariani dari RC. Bandung Pakuan berkunjung ke Sekolah Global Prima dan SLB Karya Murni Medan untuk melakukan Workshop Kriya Limbah Anorganik. Kegiatan ini diselenggarakan tanggal 25-28 Februari 2018 yang langsung didukung oleh DG. Sumantoro Rajiman sebagai District Governor 3410. Tutor dalam kegiatan ini adalah PP. Endang Paminto dan Rita Isdiantini. Tujuan Kegiatan ini membuka wawasan masyarakat bahwa limbah rumah tangga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Selain limbah rumah tangga bisa menjadi cara untuk menambah pendapatan keluarga dengan cara dibuat kreasi seni serta alat edukasi dalam mengurangi sampah anorganik yang ada di lingkungan sekitar rumah. Hasil dari kriya limbah ini dapat diaplikasikan untuk mengajarkan keterampilan terutama untuk anak-anak berkebutuhan khusus dan juga memberikan manfaat finansial untuk menambah perekonomian masyarakat. Jenis sampah anorganik yang diajarkan adalah kelas limbah kertas, limbah plastic dan limbah kulit telur.

Kegiatan di Kota Cimahi
Kegiatan berikut yang dilakukan adalah di Stikes Budi Luhur Cimahi yang dilaksanakan pada 26-27 Maret 2018. Kali ini ada yang unik. Untuk undangan kegiatan workshop di Stikes karena tujuan kegiatan menurut Ketua Program Studi NERS Ibu Reini Astuti bahwa program ini disiapkan untuk para mahasiswanya diturunkan kelapangan dengan tema pendekatan komunitas. Mahasiswa diberi keterampilan agar Mahasiswa dapat berkolaborasi dengan Masyarakat untuk melakukan pendekatan kesehatan masyarakat dengan menyadarkan arti pentingnya lingkungan sehat dengan mengelola sampah serta sebagian diaplikasikan untuk pertanian organic.

Selain itu aplikasi kegiatan kriya ini digunakan untuk mengajarkan penguatan motoric saat mahasiswa kerja praktek di Panti Werda dan anak-anak berkebutuhan khusus. Harapan pihak Stikes Budi Luhur dan Rotary bahwa para peserta dapat menjadi Agen Lingkungan untuk dapat mengelola sampah dan menciptakan lingkungan yang sehat dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.