Sail Moyo Tambora 2018 Bangkitkan Pariwisata Lombok

JAKARTA (Paradiso) – Sail Indonesia Moyo Tabora 2018 bisa menjadi momentum kebangkitan pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca bencana gempa bumi yang melanda Agustus silam. Sail Indonesia Moyo Tambora 2018 diharapkan bisa memulihkan hegemoni pariwisata NTB, sebab, NTB punya potensi pariwisata yang sangat besar. Sail Indonesia Moyo Tambora 2018 diharapkan akan kembali menarik minat kunjungan para wisatawan. Event ini juga menunjukan kondisi Lombok yang kondusif. Lombok ini kembali nyaman sebagai destinasi pariwisata.

Kementerian Pariwisata bertekad turut mensukseskan Sail Moyo Tambora 2018 dijalankan strategi promosi yang lengkap yaitu saat pre-event, on-event, dan post-event (POP). Kemenpar menggelar pre-event digelar kegiatan event Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2018 berlangsung dari tanggal 18 Agustus hingga 16 Sepetember 2018. Untuk on-event, Sail Moyo Tambora 2018 berlangsung pada 9 hingga 23 September 2018. Even ini kemudian dilanjutkan dengan post-event yaitu Festival Pesona Moyo yang akan berlangsung pada 10 September hingga 8 Oktober 2018.

Sail Indonesia Moyo Tambora 2018 diselenggarakan kerjasama oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Provinsi Nusa Tengara Barat bekerjasama dengan Kemenkoodinator Maritim dan Kementerian Pariwisata. Event ini merupakan upaya mempromosikan potensi wisata bahari NTB khususnya Pulau Satonda, Pulau Moyo, dan Tambora atau Samota di Kabupaten Sumbawa ke kancah internasional, sebagaimana tema yang diangkat dari Sai Indonesia Moyo Tamboran 2018 yakni ‘Discover Samota’.

Sementara itu untuk mensukseskan even Sail Motam 2018 akan digelar rangkaian acara antara lain; Tambora Vulcano Tour, International Yacht Rally, Culture Performance Moyo Tambora, City Parade, Expo Maritim, Moyo Tambora Fun Run, International Culinary Program, Dialog Budaya Maritim, Investment Forum, Seminar Internasional Asia Pasifik Geopark Network, Barapan Kebo & Pacuan Kuda, International Paragliding Competition, dan juga pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat setempat.

Even Sail Indonesia Moyo Tambora 2018 akan diikuti sekitar 42 negara dan akan berlangsung di Pulau Sumbawa. Helatan ini digelar 9-23 September 2018. Sedangkan Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2018 berlangsung pada 18 Agustus hingga 16 Sepetember 2018 mendatang.

Pariwisata NTB memiliki 4 event yang masuk dalam kalender pariwisata nasional 100 Wonderful Event Indonesia 2018 sehingga mendapat dukungan penuh dari Kemenpar RI. Keempatnya, Festival Bau Nyale Mandalika, Festival Tambora, Pesona Lombok-Sumbawa, dan Festival Moyo.

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengapresiasi Sail Indonesia Moyo Tambora, Bulan Pesona Lombok-Sumbawa 2018 dan Festival Pesona Moyo sebagai upaya mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTB. Tahun ini menargetkan kunjungan 4 juta wisatawan, di mana 2 juta di antaranya adalah wisatawan mancanegara (wisman). “Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTB, pemerintah daerah telah menyiapkan sekitar 15 event unggulan, 4 event di antaranya masuk dalam 100 Wonderful Event Indonesia 2018,” kata Menpar Arief.

Arief menjelaskan Sail lndonesia Moyo Tambora 2018 bagian dari kegiatan wisata layar internasional yang digelar dalam branding Wonderful Sail To 1ndonesia 2018. “Sail lndonesia Moyo Tambora 2018
mengangkat nama Pulau Moyo yang eksotis dan banyak menarik tokoh dan selebritis dunia berwisata ke sana antara lain mendiang Putri Diana, musisi rock legendaries Amerika David Bowie, petenis cantik Rusia Maria Sharapova, serta Gunung Tambora yang mengalami erupsi hebat pada 1815 dan mengguncang dunia,” kata Menpar Arief Yahya.

Sementara, Kadisbudpar NTB, Lalu Mohammad Faozal mengatakan Sail Indonesia Moyo Tambora 2018 diselenggarakan bersama oleh Pemkab Sumbawa dan Pemprov NTB bersama Kemenko Maritim RI dan Kemenpar RI. Ini merupakan salah satu upaya dalam mempromosikan potensi wisata
bahari NTB ke kancah intemasional.

“Kita memiliki Pulau Satonda, Pulau Moyo, dan Tambora (Samota) sebagai sumber daya tarik alam (nature) yang sangat potensial dan prospektif untuk dikelola secara berkelanjutan sebagai taman buru, taman wisata alam laut, taman nasional Gunung Tambora, kelautan, perikanan, peternakan, perkebunan dan lain-lain,” kata Lalu Moh Faozal.

Lalu Faozal menjelaskan, pada event Sail Indonesia Moyo Tambora 2018 akan dimeriahkan dengan serangkaian acara antara lain Tambora Vulcano Tour, Intemaisonal Yacht Rally, Culture Performance Moyo Tambora, City Parade, Expo Maritim.

Kemudian, ada juga Moyo Tambora Fun Run, International Culinary Program, Dialog Budaya Maritim, Investment Forum, Seminar Internasional Asia Pasifik Geopark Network, Barapan Kebo & Pacuan Kuda, International Paragliding Competition dan juga pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat setempat.

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi NTB telah meluncurkan Calendar of Event Provinsi NTB 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, pada 14 Desember 2017 yang lalu. Sebanyak 15 event unggulan akan digelar di NTB dalam satu tahun penuh yaitu Lombok Sumbawa Great Sale 28 Januari-28 Februari 2018; Festival Pesona Bau Nyale, 20 Februari 2018; Tour de Lombok Mandalika (tanggal 5 – 9 April 2018); Festival Pesona Tambora (tanggal 9 – 11 April) Multilateral Naval Exercise Komodo (tanggal 4-9 Mei 2018). Kemudian Rinjani 100 (tanggal 5-7 Mei 2018); Pesona Khazanah Ramadhan ( tgl 16 Mei s.d 13 Juni 2018); Mantar Paragliding xc Open ( tanggal 15-18 juli 2018 ); Bulan Pesona Lombok Sumbawa (tanggal l8 Agustus 16 Sepetember 2018); Festival Pesona Moyo (tanggal 10 September8 Oktober 2018); Festival Pesona Sengigi ( tanggal 16-20 September 2018); Sail Moyo Tambora (tanggal 12-20 September 2018); Rinjani Golf Tournament (November 2018 ); Pesona Desa Wisata (November 2018 ); dan Festival Lawata (November 2018).

Sail Indonesia Moyo Tambora 2018 diharapkan dapat mendorong investasi pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat ini, investasi yang masuk ke NTB masih kurang dari 5% total investasi nasional yang mencapai Rp 650 triliun.

“Sudah delapan tahun kami menunggu realisasi penyelenggaraan Sail Motam dan tahun ini baru terlaksana. Sail Motam yang diikuti peserta dari 42 negara diharapkan mendorong masuknya investasi serta menjadi sarana mempromosikan pariwisata NTB khususnya Pulau Moyo dan Tambora, Kabupaten Sumbawa,” kata Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin. Masuknya investasi tersebut, kata Amin, bakal mendorong pertumbuhan ekonomi daerah NTB yang tahun lalu mencapai 7,1% atau di atas pertumbuhan nasional. Dampaknya, dapat menurunkan angka kemiskinan hingga 2% dan diharapkan dalam lima tahun ke depan tinggal 1%.

Dia menambahkan, Sail Motam 2018 diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke NTB yang ditargetkan mencapai 4 juta orang sepanjang tahun ini, dengan 2 juta di antaranya adalah wisatawan mancanegara (wisman).

“Semua sudah siap untuk mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Sail Moyo Tambora 2018 akan digelar 9-23 September 2018 di kawasan Pelabuhan Badas, Sumbawa, dan Teluk Saleh,” ujar Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB Lalu Muhammad Faozal.

Sail Moyo Tambora sendiri diambil dari nama Pulau Moyo di Kabupaten Sumbawa. Juga Gunung Tambora di Bima. Menurut Faozal keduanya sangat pas mewakili destinasi pariwisata di Pulau Sumbawa. Hal ini dikarenakan kedua destinasi tersebut telah mendunia. Sehingga diharapkan Sail Moyo Tambora 2018 ini mampu menarik perhatian wisatawan baik domestik maupun mancanegara. (ADVERTORIAL)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.