Sales Mission Wonderful Indonesia Raih 760 Pax di Belgia

Antwerp (Paradiso) – Rangkaian Sales Mission Wonderful Indonesia sukses memikat pasar Belgia. Kegiatan ini menghasilkan potensi penjualan hingga 760 pax. Tidak hanya itu, 17 buyers merespons positif kegiatan Table Top di Strantwerpen, Antwerp, Belgia, 1 Oktober lalu.

Pada kegiatan kali ini, Wonderful Indonesia memboyong 12 industri pariwisata. Terdiri dari 9 TO/DMC, 2 Airlines, yaitu Garuda Indonesia dan KLM, dan 1 Hotel.

Menurut Assisten Deputi Pemasaran Pariwisata II Regional IV (Eropa) Agustini Rahayu (Ayu) program kali ini menghasilkan potensi penjualan sebesar 760 pax. Atau menghadirkan potensi penerimaan devisa sebesar USD 1.283.534. Jumlah ini setara dengan Rp 19.253.010.000.

“Jumlah ini setara dengan 33 kali dari anggaran pelaksanaan kegiatan sales mission di Belgia. Tentunya ini menjadi hasil yang sangat positif,” ujar Ayu, Jumat (5/10).

Hal ini tentu merupakan angin segar bagi industri pariwisata Indonesia. Karena, kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan komitmen Buyers Belgia. Goalnya adalah peningkatan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia.

Hasil manis yang didapat, tidak lepas dari konsep matang yang disiapkan Kemenpar. Sajian budaya yang menjadi senjata utama, disambut antusias buyer. Begitu juga dengan presentasi mumpuni dari setiap industri yang terlibat. Jamuan makan malam disajikan oleh chef Agus dari Ron Gastrobar pun menjadi klimaks acara. Hal ini dapat dimaklumi, Pasalnya chef Agus merupakan Duta Ikon Kuliner Indonesia di Belanda.

Selain itu para buyers pun disambut langsung para stakeholder pariwisata Indonesia. Tampak hadir pada Sales Mission itu, Duta Besar RI untuk Brussels Yuri O Thamrin beserta jajaran.

“Pasar Belgia cukup berkarakter. Wismannya yang sudah sangat mengenal Indonesia. Outbound wismannya pun cukup besar. Catatannya di tahun 2016 sebanyak 24,373.400 dengan jumlah penduduk 11.491.346 ditahun 2018 maka cukup prospek untuk mendapatkan jumlah wisman asal Belgia,” terang Ayu.

Hal yang menarik dari sales mission Belgia ini adalah diangkatnya destinasi Mandalika dan sekitarnya sebagai feature. Hal ini sejalan dengan rencana strategis Kemenpar untuk mendorong Top 3 destinasi prioritas yaitu Borobudur, Danau Toba, dan Mandalika. Pengenalan destinasi baru ini dinilai sangat penting terutama untuk pasar Belgia.

“Pasar Belgia harus terus diperbarui pengetahuannya. Terutama terhadap destinasi alternatif yang menawarkan daya tarik yang baru dan inovatif. Selain itu demografi wisman yang telah bergeser. Hal ini menjadikan Wonderful Indonesia harus catch up dengan selera wisman berusia muda atau millennial. Kategori wisman ini sangat menggemari destinasi baru agar mereka menjadi yang pertama mengekspos destinasi tersebut diantara kalangan pergaulannya, baik melalui media sosial atau platform komunikasi lainnya,” terang Ayu.

Mendengar hal tersebut Menteri Pariwisata Arief Yahya pun sumringah. menurutnya seluruh pasar potensial harus dieksplor untuk mendongkrak angka kunjungan wisman.

“Kita optimis mencapai target 17 juta tahun 2018. Karena pertumbuhan wisman ke Indonesia sebesar 22% jauh lebih tinggi 7% dari pertumbuhan regional ASEAN sebesar 7% dan dunia sebesar 6,4%. Pencapaian tersebut membuat Indonesia optimis dan lebih gencar menjalankan promosi guna menyumbangkan jumlah kunjungan di tahun 2019 mencapai 20 juta dengan strategi-strategi yang lebih facus pada penjualan. saya yakin dengan strategi ini target tersebut akan tercapai,” ungkap Menpar Arief Yahya. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.