Sumba Barat Targetkan 30 Ribu Wisman di Tahun 2018

BALI – (Paradiso) – Sejak kunjungan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu di Pulau Sumba, Propinsi Nusa Tenggara Timur banyak kalangan terutama yang berkecimpung di dunia pariwisata menilai bahwa Sumba kini telah menemukan momentumnya untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi sebuah destinasi wisata yang layak dan wajib dikunjungi. Betapa tidak alam yang indah, budaya yang terpelihara baik dan terlestarikan serta upaya yang selama ini dilakukan untuk memperkenalkan potensi wisata Pulau Sumba seolah menemukan ‘momentum’ atau ‘gong’nya dengan kehadiran Presiden Jokowi. Pulau Sumba dengan potensi wisata yang melingkupinya kemudian menjadi viral di media sosial dan juga di media mainstream. Sumba hangat dibicarakan. Kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara makin meningkat. Di Kabupaten Sumba Barat saja selama tahun 2017 lebih dari 10.000 wisatawan hilir mudik menikmati alam asal Kuda Sandelwood ini.

Memanfaatkan momentum yang ada serta upaya untuk mengembangkan pariwisata Sumba ke depannya, PARADISO berkesempatan berbincang dengan Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, Sp. Berikut petikan wawancaranya:

Paradiso : Pa Wakil, Apa yang menjadi target utama pencapaian pengembangan pariwisata Sumba Barat di tahun 2018?

MN Toni : Begini, yang ingin kita capai dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumba Barat di tahun 2018 adalah pertama, menginventarisasi dan menata obyek – obyek wisata baik wisata alam maupun wisata budaya yang ada di Sumba Barat. Kedua, Kita akan gencar melakukan promosi obyek – obyek wisata tsb, baik di dalam maupun di luar negeri dan yang ketiga, kita juga akan melakukan advokasi ke pemerintah pusat maupun propinsi agar Sumba dijadikan kawasan khusus pengembangan pariwisata nasional.

Paradiso : Adakah event khusus atau hal spesifik yang akan diselenggarakan di Sumba Barat untuk menarik lebih banyak lagi kunjungan wisatawan ke Sumba Barat?

MN Toni : Event khusus yang dibuat di tahun 2018 adalah Festival Tenun Ikat dan Parade 1001 ekor kuda sandel.Event ini merupakan kerjasama dengan Pemprop NTT dan 4 Kabupaten di Sumba. Selain itu ada event tradisional pasola, baik pasola Wanukaka di Bulan Maret, Pasola Lamboya di Bulan Pebruari, Pasola Gaura di Bulan Maret serta Pacuan Kuda tradisional di bulan Agustus. Juga tidak kalah penting adalah event tradisional Wula Podu di Kampung Tarung dan Kampung Bodomaroto. Wisatawan dapat ikut serta dalam event-event ini dan saya yakin masyarakat Sumba Barat akan siap menyambut dan menjamu para wisatawan dengan senang hati.

Paradiso : Berapa target kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik yang akan berkunjung ke Sumba Barat di tahun 2018?

MN Toni : Kita berharap Tahun 2018 kunjungan wisatawan meningkat dari tahun ini. Tahun ini wisatawan yeng berkunjung ke Sumba Barat mencapai 10.000 orang. Untuk itu kita targetkan di 2018 kunjungan wisman akan mencapai 30 ribu dan wisatawan domestik mencapai 100 ribu. Tentu tidak mudah tapi kita harus punya target dan mimpi yang memotivasi kita untuk maju. Sekaranglah momentumnya dan mari kita bekerja untuk mencapai target tersebut. Saya pikir dengan kerja keras dan kerja bersama target tersebut di tahun 2018 bisa tercapai.

Paradiso : Bagaimana komentar Pak Wakil terkait dengan menjadikan Sumba sebagai sebuah destinasi wisata dan bagaimana langkah yang bakal diambil menyatukan 4 kabupaten ini untuk melakukan kegiatan promosi bersama?

MN Toni : Rencana menjadikan Sumba sebagai tujuan destinasi wisata dunia, bagi kami adalah sesuatu yang harus disyukuri karena hal tersebut adalah mimpi kami agar Sumba menjadi tujuan destinasi wisata nasional bahkan dunia. Oleh karena itu, saya pikir langkah yang harus diambil oleh 4 Kabupaten di Sumba adalah harus saling berkoordinasi bila perlu sesering mungkin, punya komitmen untuk menjadikan pariwisata sebagai program unggulan masing masing kabupaten, kemudian giat melakukan promosi dan advokasi bersama, melakukan penataan obyek – obyek wisata unggulan agar menarik serta berani menarik investor di bidang pariwisata dengan memberikan kemudahan-kemudahan dalam berinvestasi. Sumba Barat sudah melakukan itu dan berharap makin banyak investor akan menanamkan modalnya di Sumba. Sebab dengan semakin banyak investasi akan terserap tenaga kerja dan kita harapkan akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Sumba.

Paradiso
: Saat ini berkembang ide untuk menjadikan Sumba sebagai sebuah destinasi dengan meluncurkan program VISIT SUMBA 2019? Apa komentar Pak Wakil?

MN Toni : Ide Visit Sumba 2019 adalah ide yg sangat baik, kita akan dukung penuh bila hal itu benar-benar terwujud. Kita berharap hal ini menjadi bahan diskusi dan masukan bagi para profesional di bidang pariwisata agar direncanakan dan dimatangkan di tahun 2018 ini. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.