TA/TO Tawarkan Paket Wisata di Festival Sandalwood 2019

WAINGAPU (Paradiso) – Pelaksanaan Festival Sandalwood 2019, 10-12 Juli, dimanfaatkan sejumlah travel agent/tour operator untuk menjual paket wisata. Targetnya adalah wisatawan mancanegara. Yang menjadi penawaran adalah eksotisnya alam Sumba. Wisatawan juga akan dikenalkan dengan budaya Sumba.

“Festival Sandalwood 2019 memiliki nilai yang besar. Penawaran atraksi budaya melalui tenun dan Kuda Sandalwood tentu sangat menarik. Konsepnya unik. Daya tarik tersebut pun diperkuat dengan beragam paket wisata lain. Harganya kompetitif,” ungkap Staf Khusus Menpar Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono, Kamis (11/7).

Ada banyak TA/TO yang memanfaatkan momentum ini. Salah satunya, Escape to Sumba. Mereka menawarkan beberapa paket menarik. Penawaran mereka direspons wisatawan Australia, Italia, dan Bali.

Paket yang dipilih beragam. Wisatawan Australia merespon paket Escape to Sumba 4D3N. Paket tersebut dibanderol Rp3,5 Juta per pax.

Untuk wisatawan Italia, paket wisata yang diambil Escape to Sumba 7D6N. Banderol paketnya adalah Rp6,7 Juta per pax. Paket tersebut memungkinkan wisatawan memilih hotel di kota atau pantai.

Owner Escape to Sumba Norce Sattu mengatakan, paket wisata yang ditawarkan berlaku untuk jangka waktu yang panjang. Wisatawan juga memiliki kesempatan mengeksplorasi beragam destinasi.

“Pergerakan wisman bagus di event ini. Ada banyak TA/TO yang membawa wisman. Untuk wisatawan yang kami bawa, mereka tertarik dengan Festival Sandalwood. Paket wisatanya dibuat khusus sehingga wisatawan nyaman menikmati eventnya. Selain ke sini, mereka tetap mengunjungi berbagai destinasi di Sumba. Secara umum, paket wisata yang kami tawarkan hingga Desember 2019,” kata Norce.

Escape to Sumba juga menawarkan beragam paket wisata reguler. Seperti paket 3D2N yang dibanderol Rp2,65 Juta per 2 pax. Untuk 1 pax dihargai Rp1,9 Juta. Dengan paket ini, wisatawan pun bisa menikmati berbagai destinasi di Sumba Timur. Destinasinya seperti, Pantai Walakiri, Tanarara, Moringga, Air Terjun Tangedu, dan Pantai Puru Kambera.

Wisatawan juga bisa mengeksplorasi destinasi Sumba Barat Daya. Spotnya, Lapopu, Weekuri, Prai Ijing, Mandorak, Ratenggaro, atau Mbawana.

Ketua Tim Pelaksana CoE Kemenpar Esthy Reko Astuty menerangkan, event yang digelar mampu menaikan daya tawar paket wisata TA/TO kepada pasar.

“Keberadaan event memang jadi daya tarik. Daya tawar TA/TO naik karena ada value lainnya yang bisa dinikmati para wisatawan. Experience para wisatawan pun menjadi semakin beragam. Satu sisi, harga yang ditawarkan kompetitif. Yang jelas, kami gembira karena industri pariwisata mendapatkan value secara ekonomi dari Festival Sandalwood 2019,” terang Esthy.

Escape to Sumba juga memiliki paket 5D4N. Banderolnya sekitar Rp4,2 per pax. Namun, slot paket ini minimal harus diisi oleh 5 orang. Sama seperti lainnya, paket 5D4N juga memberi space lebar wisatawan menikmati beragam destinasi di Sumba Timur dan Sumba Barat Daya. Seluruh banderol paket wisata sudah termasuk hotel, makan, air mineral, tiket masuk, dan kelapa muda.

“Penyelenggaraan event memang memberi keuntungan bagi industri pariwisata dan masyarakat. Sebab, arus wisatawan positif. Dari situ, ada banyak keuntungan. Untuk itu, industri pariwisata harus tetap berpikir kreatif untuk menghasilkan konten menarik bagi wisatawan,” papar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenar Muh. Ricky Fauziyani.

Treatment unik diberikan Escape to Sumba. Wisatawan akan diajak menikmati program sosial budaya melalui kelas mengajar. Wisatawan memiliki kesempatan lebih dekat dengan masyarakat lokal melalui transformasi sedikit keahliannya. Beberapa kemasannya, seperti English Goes to Kampung. Program ini digulirkan di Lapale dan Malolo di Sumba Timur.

Wisatawan juga diajak menikmati aktivitas English Goes to Kampung di Sumba Barat. Wilayahnya ada di Preijing dan Watukarere. Experience tambahan kabarnya mendapat respon positif dari wisatawan.

Bila tertarik silahkan hubungi nomor +6281338730013 dan +6282235660001. Market paket wisata Escape to Sumba secara umum didominasi Belgia, Prancis, Italia, dan Australia.

“Paket-paket wisata menarik selalu ditawarkan kepada wisatawan. Industri pariwisata di Sumba sangat paham bagaimana memberikan experience berbeda. Alam dan budaya mereka itu secara umum sangat eksotis. Apalagi, harga paket dan kemasannya sangat unik,” tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.(*)

Facebook Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.